THR Ojol 2026 Hanya Rp150 Ribu? Asosiasi: Duit Segitu Buat Beli Apa?

THR Ojol 2026 Hanya Rp150 Ribu? Asosiasi: \"Duit Segitu Buat Beli Apa?\"
THR Ojol 2026 Hanya Rp150 Ribu? Asosiasi: \"Duit Segitu Buat Beli Apa?\"
0 Komentar

JAKARTA – Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, kabar gembira sekaligus protes keras datang dari kalangan driver ojek online (ojol). Pasalnya, Tunjangan Hari Raya (THR) atau Bantuan Hari Raya (BHR) untuk “pasukan hijau” tahun ini dipastikan turun, dengan nominal terendah Rp150 ribu.

Meskipun angka ini naik tiga kali lipat dibanding tahun lalu yang hanya Rp50 ribu, asosiasi pengemudi justru menilai nominal tersebut masih jauh dari kata layak. Lantas, kira-kira cukup untuk apa uang Rp150 ribu di tengah kebutuhan Lebaran yang membengkak?

Asosiasi: Rp150 Ribu Terlalu Kecil untuk Seorang Ayah

Ketua Umum Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, menyuarakan kekecewaan pengemudi terkait nominal BHR tahun ini. Menurutnya, kenaikan dari Rp50 ribu menjadi Rp150 ribu tidak berarti banyak jika melihat kebutuhan riil driver di lapangan.

Baca Juga:Jelang Borneo vs Persib: Laga Tandang Terakhir Maung Bandung Sebelum Libur LebaranViral MBG Isi Ikan Lele Diduga Mentah di Pamekasan, BGN Beri Klarifikasi

“Masih terlalu kecil. Apalagi kalau penerimanya adalah seorang ayah yang rata-rata memiliki 2 hingga 3 anak. Duit Rp150 ribu itu mau dipakai buat apa?” tegas Igun kepada wartawan, Selasa (10/3/2026).

Igun memahami bahwa Rp150 ribu adalah batas minimal, namun ia berharap pemerintah dan platform aplikasi dapat mempertimbangkan angka yang lebih realistis. Garda Indonesia mengusulkan agar THR ojol tahun ini setidaknya menyentuh angka Rp1,2 juta per pengemudi untuk memenuhi kebutuhan pokok Lebaran.

Gojek dan Grab Siapkan BHR Bertingkat

Sebagai informasi, perusahaan aplikasi seperti Gojek dan Grab Indonesia telah mulai menyalurkan BHR secara bertahap. Keduanya kompak menaikkan batas bawah bantuan dari Rp50 ribu menjadi Rp150 ribu untuk tahun 2026.

Gojek mengalokasikan dana sekitar Rp100-110 miliar untuk 400 ribu mitra pengemudinya. Rincian BHR Gojek dibagi berdasarkan kategori dan performa mitra:

  • Roda dua: Rp150 ribu hingga Rp900 ribu
  • Roda empat: Rp200 ribu hingga Rp1,6 juta

Penentuan nominal ini menggunakan prinsip berimbang berdasarkan tingkat penggunaan platform sebagai sumber pendapatan utama atau tambahan. Penilaian dihitung dari jam online, tingkat penerimaan order, hingga kualitas layanan.

Sementara itu, Grab Indonesia membagi program BHR ke dalam tujuh kategori. Untuk mitra GrabBike dan GrabCar, nominal tertinggi yang bisa diraih mencapai Rp850 ribu dan Rp1,6 juta. Sama seperti Gojek, batas terendah untuk GrabBike adalah Rp150 ribu dan GrabCar Rp200 ribu.

0 Komentar