BEKASI – Operasi pencarian korban longsor gunungan sampah di Zona IV Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akhirnya mencapai titik akhir. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban terakhir pada Selasa (10/3/2026) dini hari, menandai berakhirnya masa pencarian di lokasi tersebut.
Korban terakhir yang ditemukan adalah Riki Supriadi alias Buyung, seorang sopir truk yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Dengan penemuan ini, total korban dalam insiden maut tersebut tercatat sebanyak 13 orang, dengan rincian tujuh orang dinyatakan meninggal dunia dan enam orang berhasil selamat.
Rincian Data KorbanBerdasarkan data yang dihimpun, berikut adalah daftar korban dalam peristiwa tersebut:
Baca Juga:Rieke Diah Pitaloka Soroti Modus 'Pengantin Pesanan' sebagai Pintu Masuk Mafia TPPOShin Tae-yong Yakin di Tangan John Herdman Timnas Indosia akan Lebih Baik
Korban Meninggal Dunia (7 Orang): Enda Widayanti & Sumine (Pemilik warung).Dedi Sutrisno, Irwan Supriatin, Hardianto, dan Riki Supriadi (Sopir truk).Jussova Situmorang (Warga setempat).
Korban Selamat (6 Orang): Budiman, Johan, Safifudin, Slamet (Sopir truk), Ato dan Dofir (Warga setempat).
Operasi Berakhir di Tengah Tumpukan Sampah
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menyatakan bahwa operasi SAR resmi dihentikan pada Selasa (10/3) pukul 00.34 WIB setelah dipastikan tidak ada lagi laporan warga yang kehilangan anggota keluarganya.
”Sampai malam nihil, tidak ada lagi laporan. Dari 13 korban yang ditemukan, tujuh meninggal dunia dan enam selamat,” ujar Desiana di lokasi kejadian.
Proses evakuasi di tumpukan sampah Zona IV ini tergolong rumit. Tim SAR harus mengerahkan berbagai teknologi dan bantuan khusus, di antaranya:
Alat Berat: Digunakan untuk mengurai gunungan sampah yang longsor.Anjing Pelacak K9: Untuk mendeteksi keberadaan jenazah di bawah timbunan.Drone Thermal: Penyisiran udara untuk mendeteksi suhu tubuh di area yang sulit dijangkau.
Desiana menekankan bahwa faktor keselamatan personel menjadi prioritas utama. Mengingat medan yang ekstrem, petugas diwajibkan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap serta pakaian hazmat untuk menghindari risiko kontaminasi penyakit dan gas berbahaya di area sampah.
Baca Juga:Harga Emas Antam Hari Ini 10 Maret 2026 Naik Tajam, Tembus Rp3,04 Juta per GramMenkeu Purbaya: Anggaran Makan Bergizi Gratis Tak Dipangkas, Pos Non-Esensial Jadi Sasaran Coret
Masa Tanggap Darurat BerlanjutMeski operasi pencarian telah ditutup, aktivitas di lokasi belum sepenuhnya normal. Tim gabungan masih terlihat berjaga di lokasi untuk memastikan akses jalan yang tertutup longsoran kembali dapat dilalui. Pemerintah setempat juga menetapkan masa tanggap darurat hingga Sabtu (14/3/2026).
