Marc Marquez Kena Penalti di Sprint MotoGP Thailand 2026, Ducati Protes Kemenangan Acosta

Marc Marquez Kena Penalti di Sprint MotoGP Thailand 2026, Ducati Protes Kemenangan Acosta
Marc Marquez Kena Penalti di Sprint MotoGP Thailand 2026, Ducati Protes Kemenangan Acosta
0 Komentar

JABARPUBLISHER.COM – Drama langsung mewarnai seri pembuka MotoGP musim ini. Nama Marc Marquez menjadi sorotan setelah mendapat penalti pada sprint race MotoGP Thailand 2026 yang membuatnya harus merelakan kemenangan.

Tim Ducati Lenovo secara terbuka melayangkan protes atas hukuman tersebut. Penalti satu posisi yang dijatuhkan kepada Marc Marquez membuat Pedro Acosta dari Red Bull KTM Factory Racing naik ke posisi pertama dan dinyatakan sebagai pemenang.

Balapan sprint sepanjang 13 lap itu berlangsung panas sejak awal. Marco Bezzecchi yang memulai dari pole position sempat memimpin, namun terjatuh di lap kedua. Insiden itu membuka jalan bagi duel sengit antara Marc Marquez dan Acosta di barisan terdepan.

Baca Juga:Kontras! Jalan Sutajaya Mulus Dibeton, Tapi Hulubanteng dan Waled Masih RusakMudik Gratis Jabar 2026 Dibuka 11 Maret, Begini Cara Daftar Lewat Sapawarga dan Kuotanya

Keduanya saling salip, terutama di sektor akhir sirkuit. Pertarungan makin memanas memasuki lap ke-12 ketika Marc Marquez melakukan manuver agresif di tikungan terakhir. Stewards FIM menilai aksi tersebut membuat Acosta keluar dari racing line ideal, sehingga menjatuhkan penalti satu posisi kepada pembalap Ducati itu.

Akibat keputusan tersebut, Marc Marquez harus turun ke posisi kedua dengan selisih 0,108 detik dari Acosta. Raúl Fernández melengkapi podium di posisi ketiga.

Bos Ducati, Davide Tardozzi, menilai penalti untuk Marc Marquez tidak tepat. Ia menegaskan tidak ada kontak fisik antara kedua pembalap dalam insiden tersebut.

“Saya pikir kita sudah melihat banyak overtake seperti ini. Marc tidak menyentuh Pedro. Dia tidak keluar dari lintasan balap, jadi saya pikir itu tidak adil,” ujarnya dalam siaran world feed.

Menurut Tardozzi, duel keras seperti itu adalah bagian dari balapan. Ia juga menepis anggapan bahwa insiden tersebut akan berdampak panjang, mengingat Marc Marquez dan Acosta disebut-sebut berpotensi menjadi rekan satu tim di masa depan.

“Mereka adalah pembalap cerdas yang ingin menang. Marc dan Pedro tahu benar pekerjaan seperti ini dan saya yakin kalau dalam posisi terbalik, Pedro pun akan melakukan hal yang sama,” tambahnya.

Di sisi lain, Marc Marquez memilih bersikap tenang menanggapi penalti tersebut. Ia tidak memperpanjang polemik dan menyatakan menghormati keputusan race direction.

0 Komentar