Kontras! Jalan Sutajaya Mulus Dibeton, Tapi Hulubanteng dan Waled Masih Rusak

Jl. P. Sutajaya
Beberapa ruas jalan Pangeran Sutajaya masih belum diperbaiki, menimbulkan genangan saat hujan.
0 Komentar

CIREBON — Kerusakan jalan masih ditemukan di Jalan Pangeran Sutajaya, tepatnya di wilayah Desa Hulubanteng, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Cirebon. Kondisi ini tampak kontras dengan sebagian ruas jalan lain yang telah dibeton dan berada dalam kondisi mulus.

Di lokasi Hulubanteng, kerusakan jalan terlihat cukup mengganggu. Sejumlah lubang menganga ditemukan di badan jalan dengan jumlah, ukuran, dan kedalaman yang bervariasi. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua yang melintas di jalur tersebut.

Kerusakan jalan membentang mulai dari ruas Kudukeras hingga ke Blok Karangwangun, Desa Baburan Lor. Setelah melewati titik tersebut, kondisi jalan kembali mulus, mengingat jalur lanjutan telah ditingkatkan dengan konstruksi beton pada tahun 2025.

Baca Juga:Mudik Gratis Jabar 2026 Dibuka 11 Maret, Begini Cara Daftar Lewat Sapawarga dan Kuotanya58 Ribu Jemaah Umrah Indonesia Terdampak Konflik Timur Tengah, Pemerintah Imbau Tetap Tenang

Berdasarkan pantauan Jabar Publisher pada Minggu, 1 Maret 2026, arus lalu lintas di Jln P. Sutajaya terpantau ramai. Peningkatan volume kendaraan terjadi seiring aktivitas ngabuburit di bulan puasa, dengan perubahan signifikan kendaraan roda dua maupun roda empat. Keberadaan lubang jalan di tengah kepadatan lalu lintas tersebut dinilai rawan menimbulkan kecelakaan, khususnya pada sore hari menjelang waktu berbuka.

Kerusakan jalan di Jalan Pangeran Sutajaya tidak hanya ditemukan di wilayah Hulubanteng. Di ruas lain, kondisi serupa berupa lubang-lubang jalan menganga juga terpantau mulai dari kawasan Pasar Babakan hingga ke RSUD Waled.

Panjang kerusakan di ruas ini diperkirakan hampir setara dengan kerusakan di Hulubanteng, dengan karakter lubang yang sama—jumlah cukup banyak serta ukuran dan kedalaman yang bervariasi—sehingga sama-sama berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama saat lalu lintas padat pada jam-jam sibuk.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan menyeluruh tanpa menyisakan titik-titik kerusakan. Warga menilai, jika seluruh ruas jalan dari Gebang hingga Waled berada dalam kondisi mulus, maka kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan akan meningkat, sekaligus mendorong pergerakan ekonomi masyarakat di wilayah timur Kabupaten Cirebon. (jay)

0 Komentar