Wagub Erwan Ajak Pengusaha Besar dan Menengah Jadi Mentor UMKM Jabar

Wagub Erwan
Wagub Erwan menghadiri pelantikan Pengurus Wilayah Japnas Jabar (2025-2030) di Hotel Grand Preanger, Kota Bandung, Senin (23/2/2026)
0 Komentar

KOTA BANDUNG – Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengajak para pengusaha besar dan menengah yang tergabung dalam Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) Jabar untuk turut memperkuat sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Mereka diminta menjadi mentor bagi pelaku UMKM agar tumbuh bersama.

Hal itu disampaikan Erwan saat menghadiri pelantikan Pengurus Wilayah (PW) Japnas Jabar 2025 – 2030 di Hotel Grand Preanger Kota Bandung, Senin (23/2/2026).

“Pengusaha besar dan menengah di Japnas ini harus menjadi mentor menurunkan ilmunya bagi pelaku UMKM agar tumbuh bersama karena tidak akan ada pengusaha besar kalau tidak ada pengusaha kecil,” ucapnya.

Baca Juga:200 Pejabat Pemkab Cirebon Dilantik, Bupati Imron Lakukan Penyegaran Besar-BesaranAntusiasme Membeludak, BI Percepat Jadwal Penukaran Uang Baru Khusus Wilayah Jawa

Erwan menuturkan, perekonomian Jabar memiliki potensi besar dengan jumlah penduduk terpadat se-Indonesia serta ekosistem industri dan UMKM yang strategis.

Jumlah UMKM di Jabar hingga akhir 2025 tercatat mencapai 5,4 juta unit, menjadikannya provinsi dengan jumlah UMKM terbanyak di Indonesia. UMKM di Jabar didominasi oleh usaha mikro sebesar 85,02 persen, usaha kecil 13,60 persen, dan menengah besar 1,38 persen, yang tersebar di berbagai sektor seperti kuliner dan perdagangan.

“Saya berharap pengusaha di Japnas ini saling berkolaborasi dengan UMKM di Jabar,” pintanya.

Pemda Provinsi Jabar disebut Erwan juga sangat terbuka berkolaborasi bersama Japnas untuk memperkuat daya saing ekonomi.

Erwan optimistis, pengurus baru Japnas Jabar mampu menghadirkan program kongkrit yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan investasi, dan mencitpakan lapangan kerja baru.

“Saya yakin dan kuncinya adalah membangun jejaring kolaborasi lintas sektor,” kata Erwan. (rls/hms)

0 Komentar