Rotasi Besar Birokrasi Kabupaten Cirebon: RSUD Waled Ikut Berbenah

Rotasi mutasi pejabat
Ilustrasi rotasi/mutasi pejabat.
0 Komentar

CIREBON – Angin perubahan benar-benar terasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon. Ratusan pejabat bersiap menjalani rotasi dan mutasi dalam agenda pelantikan yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Cirebon, Selasa (24/2/2026). Bagi sebagian kalangan birokrasi, momentum ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan penataan ulang arah mesin pemerintahan daerah.

Undangan pelantikan yang beredar sejak Senin sore langsung memantik perhatian publik. Pasalnya, jumlah pejabat yang terdampak disebut mencapai ratusan orang, mulai dari pejabat pimpinan tinggi pratama hingga pejabat administrator, pengawas, dan fungsional.

Penyegaran atau Strategi Besar?

Kepala Bidang Pengembangan Karir dan Pengangkatan BKPSDM Kabupaten Cirebon, Ahmad Rodi Sakho, mengonfirmasi bahwa pergeseran jabatan memang tengah berlangsung. Namun menurutnya, langkah tersebut lebih didominasi rotasi dan mutasi dibandingkan promosi.

Artinya, banyak pejabat yang hanya berpindah posisi, bukan naik jabatan.

Baca Juga:THR ASN 2026 Segera Cair! Menkeu Isyaratkan Pengumuman Resmi Tunggu Kepulangan Prabowo dari ASJadwal Proliga 2026 Seri Sentul Makin Panas, Megawati Hangestri di Ujung Penentuan Gelar Putaran Kedua

Rotasi tersebut menyasar berbagai level, termasuk eselon II, III, dan IV. Meski begitu, tidak semua pejabat tinggi pratama akan digeser dari posisinya.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya meningkatkan efektivitas pelayanan pemerintahan.

Di kalangan internal birokrasi, rotasi besar seperti ini sering dimaknai sebagai cara pimpinan daerah menata ulang ritme kerja pemerintahan. Dengan komposisi baru, diharapkan koordinasi antarinstansi menjadi lebih solid.

Sejumlah Kursi Strategis Akhirnya Terisi

Beberapa jabatan penting yang cukup lama kosong atau hanya diisi pelaksana tugas (Plt) akhirnya akan memiliki pejabat definitif.

Sorotan utama tertuju pada kursi Direktur RSUD Waled, rumah sakit rujukan penting di wilayah timur Kabupaten Cirebon.

Berdasarkan informasi yang beredar, posisi tersebut akan dipercayakan kepada dr. Deni Wirhana Surjono, Sp.OG(K)-KFM. Ia sebelumnya dikenal sebagai dokter ahli madya di rumah sakit yang sama.

Perubahan ini sekaligus menandai berakhirnya masa kepemimpinan pelaksana tugas sebelumnya.

Tak hanya itu, sejumlah posisi lain di lingkup pemerintah daerah juga ikut bergeser.

Baca Juga:Posisi Ole Romeny Terancam? Pengamat Sebut John Herdman Bisa Beralih ke Duet Striker Tajam IniWarga Tolak Alfamart–Indomaret Dihapus Meski Kopdes Nantinya Menjamur

Nama Hilman Firmansyah disebut akan meninggalkan kursinya sebagai Kepala Dinas Perhubungan untuk mengisi jabatan di Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP). Jika skenario ini berjalan, kursi Dishub diperkirakan ditempati Dadang Raiman, yang sebelumnya memimpin Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

0 Komentar