BOGOR – Persaingan proliga putri 2026 kian memanas setelah Jakarta Livin Mandiri meraih kemenangan penting yang berdampak langsung pada perubahan komposisi empat besar. Hasil terbaru ini membuat perebutan tiket final four semakin terbuka dan penuh tensi di setiap pertandingan.
Di puncak klasemen sementara proliga putri, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia masih berdiri kokoh sebagai pemimpin. Tim asal Jawa Timur tersebut tampil stabil sepanjang musim dengan membukukan sembilan kemenangan dan mengoleksi 26 poin. Konsistensi mereka menjadi kunci dominasi hingga pekan ini.
Namun posisi teratas belum sepenuhnya aman. Jakarta Pertamina Enduro terus memberikan tekanan serius di peringkat kedua. Dengan delapan kemenangan dan 24 poin, jarak mereka dengan sang pemuncak hanya terpaut dua angka. Situasi ini membuat persaingan gelar di proliga putri musim ini semakin sulit diprediksi.
Baca Juga:Isu Produk AS Bebas Masuk Tanpa Sertifikasi Halal? Seskab Teddy Buka Fakta SebenarnyaKontras Jalan Perbatasan Jabar–Jateng Jadi Sorotan, dari Mulus Hingga Rusak dalam Sekejap
Perubahan signifikan justru terjadi di papan tengah. Jakarta Electric PLN Mobile kini berada di posisi ketiga dengan raihan 18 poin hasil enam kemenangan. Perolehan tersebut identik dengan Jakarta Livin Mandiri yang menempel ketat di peringkat keempat setelah kemenangan terbarunya.
Kemenangan Livin Mandiri menjadi momentum penting dalam perburuan posisi empat besar proliga putri. Dengan jumlah poin dan kemenangan yang sama, selisih rasio set dan produktivitas angka bisa menjadi penentu krusial pada pekan-pekan berikutnya.
Tidak jauh dari zona empat besar, Jakarta Popsivo Polwan terus membayangi dengan torehan 17 poin dari enam kemenangan. Selisih tipis ini membuat persaingan papan tengah semakin sengit karena satu kemenangan saja bisa langsung mengubah susunan klasemen.
Sementara itu, Bandung BJB Tandamata yang pernah merasakan gelar juara harus bekerja ekstra keras musim ini. Mereka masih tertahan di peringkat keenam dengan 13 poin dari empat kemenangan. Situasi ini membuat langkah mereka di proliga putri 2026 semakin berat jika ingin kembali ke papan atas.
Di posisi terbawah, Medan Falcons masih belum mampu keluar dari tekanan. Hingga saat ini mereka belum mencatatkan kemenangan dan baru mengoleksi satu poin. Perjuangan besar masih menanti jika ingin memperbaiki posisi sebelum musim reguler berakhir.
