Kang Dedi Mulyadi Turun ke Tambun Selatan, Soroti Sekolah Rusak hingga Jalan Berlubang Saat Safari Ramadan

KDM di Bekasi
Kang Dedi Mulyadi Turun ke Tambun Selatan, Soroti Sekolah Rusak hingga Jalan Berlubang Saat Safari Ramadan
0 Komentar

BEKASI – Kehadiran Kang Dedi Mulyadi di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, dalam agenda Safari Ramadan langsung menyita perhatian ribuan warga. Acara yang digelar di Lapangan Den Sakti, Desa Sumberjaya, Sabtu (21/02/2026) malam itu berlangsung semarak dan dipadati masyarakat yang ingin bertemu langsung dengan Gubernur Jawa Barat tersebut.

Safari Ramadan yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu turut menghadirkan penceramah Das’ad Latif. Momentum ini tak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah penguatan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam memperbaiki pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Dedi Mulyadi yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi atau KDM, menekankan bahwa kepemimpinan adalah perjalanan pengabdian yang harus memudahkan rakyat.

Baca Juga:Gubernur Jabar Jemput Korban TPPO di Maumere, Bandung Siapkan PendampinganBegini Cara Bijak Mengatur Keuangan Agar Tidak “Boncos” Setelah Lebaran

“Sekali lagi, hidup itu adalah perjalanan, maka jalan itu harus mulus dan lurus, dan kalau ada kelokan, kelokannya harus indah,” ujarnya di hadapan warga.

Menurut Kang Dedi Mulyadi, kesejahteraan masyarakat merupakan amanah yang wajib ditunaikan oleh penyelenggara negara. Ia mengibaratkan pejabat publik sebagai amilin, yakni pihak yang mengelola amanah rakyat.

“Amilin itu tidak boleh terlalu besar mengambil bagian, batasnya sekitar 10 sampai 15 persen. Kalau terlalu besar, sisa anggaran untuk rakyat menjadi kecil dan pembangunan sulit bergerak cepat,” tegasnya.

Kang Dedi Mulyadi juga menyinggung efektivitas penggunaan anggaran daerah. Ia menyoroti masih adanya sekolah dasar dalam kondisi rusak, fasilitas pendidikan yang kurang memadai, serta keterbatasan tenaga pengajar di sejumlah wilayah Jawa Barat.

“Tugas penyelenggara negara itu membereskan perut rakyat agar tidak ada yang lapar, membereskan sekolah supaya tidak ada anak yang putus sekolah, dan memastikan jalan tidak berlubang,” katanya dengan nada serius.

Isu infrastruktur jalan turut menjadi perhatian utama. Di hadapan masyarakat Tambun Selatan yang dikenal sebagai kawasan padat penduduk, Kang Dedi Mulyadi menegaskan pentingnya transparansi anggaran agar pembangunan berjalan tepat sasaran.

“Kita umumkan secara terbuka, kita punya uang sekian, belanjanya sekian, peruntukannya sekian, rakyat harus tahu sampai titik koma anggaran kita,” ujarnya.

0 Komentar