Jalan Baru Jadi Tempat Berlabuh: Pesona Jalur Tonjong–Leuwiasem Kini Makin Viral

Jalan Tonjong - Leuwiasem, kec. Pasaleman
Kolase foto suasana dan pemandangan di jalan Tonjong - Leuwiasem, Kec. Pasaleman, Kab. Cirebon yang viral.
0 Komentar

CIREBON – Perubahan besar kini terasa di ruas jalan yang menghubungkan Tonjong hingga Leuwiasem, Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon. Jalur yang diperbaiki atas inisiasi dan dorongan Dedi Mulyadi itu tak lagi sekadar penghubung antarwilayah. Kini, jalan tersebut menjelma menjadi ruang wisata baru yang ramai dikunjungi warga maupun pelancong.

Perbaikan infrastruktur ini membawa dampak yang melampaui fungsi transportasi. Aspal yang mulus membuka akses lebih nyaman bagi masyarakat, sementara lanskap alam yang membentang di sepanjang jalur menghadirkan daya tarik tersendiri. Perbukitan hijau, udara segar, dan kontur jalan yang meliuk-liuk menjadikan kawasan ini cepat populer di kalangan masyarakat.

Surga Baru Para Pesepeda

Bagi komunitas sepeda, jalur Tonjong–Leuwiasem kini seperti menemukan “rumah baru”. Setiap akhir pekan, ratusan goweser dari berbagai komunitas di wilayah Cirebon Timur memadati jalan ini.

Baca Juga:Patroli Ramadan Ditingkatkan, Polsek dan Pemdes Babakangebang Antisipasi Bentrok SuporterKang Dedi Mulyadi Turun ke Tambun Selatan, Soroti Sekolah Rusak hingga Jalan Berlubang Saat Safari Ramadan

Selain menantang secara fisik, rute ini juga menawarkan pengalaman visual yang memanjakan mata. Hamparan perbukitan dan pemandangan alam membuat banyak pesepeda kerap berhenti sejenak, sekadar menarik napas panjang sambil menikmati panorama yang jarang ditemui di jalur perkotaan.

Di beberapa titik, suasana terasa seperti berada di kawasan wisata alam. Kamera ponsel dan action cam pun kerap diangkat untuk mengabadikan perjalanan yang terasa berbeda dari rute-rute lain di wilayah Cirebon.

Ketika Jalan Menjadi Konten

Popularitas jalur ini juga meledak di media sosial. Banyak konten kreator melihat potensi visual dari perpaduan arsitektur jalan dengan lanskap alam sekitarnya.Salah satu titik yang paling sering muncul di linimasa adalah tikungan eksotis yang dikenal sebagai Letter L di kawasan Bukit Kalban. Dari udara, lekukan jalan tersebut tampak artistik di tengah hijaunya vegetasi.

Komunitas drone kerap datang untuk merekam keindahan itu dari ketinggian. Video-video udara yang memperlihatkan jalan membelah perbukitan sering kali viral dan memancing rasa penasaran warganet.Tak sedikit pula vlogger otomotif yang datang untuk mengulas sensasi berkendara di jalur tersebut. Review mereka ikut memperkuat citra Tonjong–Leuwiasem sebagai rute perjalanan darat yang menarik untuk dijelajahi.

0 Komentar