MEMASUKI usia 40 tahun, banyak orang mulai merasakan tubuh tidak lagi sekuat dulu. Stamina menurun, cepat lelah, hingga kepala terasa berat setelah makan atau berbuka puasa menjadi keluhan yang sering muncul. Fenomena ini ternyata bukan sekadar perasaan, melainkan berkaitan dengan perubahan biologis alami yang terjadi pada tubuh manusia.
Secara medis, tubuh mulai mengalami penurunan produksi hormon setelah usia pertengahan 30-an hingga 40 tahun. Pada pria, hormon testosteron perlahan menurun, sementara pada wanita hormon estrogen juga mengalami perubahan. Hormon-hormon ini memiliki peran penting dalam menjaga energi, massa otot, metabolisme, serta daya tahan tubuh. Ketika produksinya menurun, tubuh menjadi lebih mudah lelah dan pemulihan fisik tidak secepat saat usia muda.
Selain faktor hormon, massa otot juga ikut berkurang seiring bertambahnya usia. Dalam dunia medis kondisi ini dikenal sebagai sarcopenia, yaitu penurunan massa dan kekuatan otot yang terjadi secara bertahap. Otot sebenarnya merupakan salah satu “mesin energi” tubuh. Ketika jumlahnya berkurang, metabolisme ikut melambat sehingga energi yang dihasilkan tubuh juga tidak sebesar sebelumnya.
Baca Juga:Ibu Bangsa Kembali Turun ke Jalan: Warga Cirebon Sambut Hangat Sinta NuriyahRSUD Waled Sampaikan “Strategi Aman” Puasa bagi Penderita Diabetes
Gaya hidup modern juga mempercepat kondisi tersebut. Kurangnya aktivitas fisik, pola makan tinggi gula dan lemak, stres, serta waktu tidur yang tidak teratur membuat tubuh lebih cepat mengalami penurunan stamina. Banyak orang baru merasakan dampaknya ketika memasuki usia 40 tahun ke atas.
Keluhan serupa juga banyak muncul saat bulan Ramadan, khususnya ketika berbuka puasa. Tidak sedikit orang mengaku badan terasa berat, mengantuk, bahkan kepala terasa pusing setelah makan. Menurut penjelasan medis, kondisi ini biasanya dipicu oleh perubahan metabolisme tubuh setelah seharian berpuasa.
“Saat berbuka puasa, kenapa kepala saya jadi terasa berat, ya Allah? Apa jangan-jangan hipertensi saya naik lagi,” ungkap Muhyi, seorang pria berusia sekitar 40 tahun.
Keluhan serupa juga disampaikan Jaja. Ia mengaku puasa tahun ini terasa berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, kepala sering terasa berputar dan keseimbangan tubuh sedikit terganggu. “Kalau lemas tidak terlalu, tapi rasanya seperti metabolisme tubuh menurun,” ujarnya.
