Pengaturan Obat Tidak Boleh Sembarangan
Hal yang paling sering ditanyakan pasien adalah soal obat. Dalam sesi ini dijelaskan bahwa jadwal minum obat biasanya akan berubah selama Ramadan.
Umumnya obat yang dikonsumsi pagi hari dipindahkan ke waktu berbuka, sedangkan dosis malam atau sahur seringkali perlu disesuaikan agar tidak memicu hipoglikemia di siang hari. Namun dokter menekankan satu hal penting: setiap perubahan harus melalui konsultasi medis.
Edukasi yang Membawa Harapan
Acara ditutup dengan sesi diskusi santai antara dokter dan pasien. Banyak peserta mengaku merasa lebih tenang setelah memahami cara berpuasa yang aman. Rumah sakit juga membagikan bingkisan Ramadan sebagai bentuk apresiasi bagi para peserta.
Baca Juga:Mensos Ingatkan Pendamping PKH Tak Terima 'Titipan' dalam Verifikasi Data PBI JKShinta Nuriyah Sapa Cirebon Timur, Pesan Toleransi Menggema Saat Buka Puasa
Melalui kegiatan ini, RSUD Waled ingin memastikan bahwa ibadah dan kesehatan bisa berjalan beriringan. Bagi para diabetesi, Ramadan bukan lagi sekadar ujian fisik, tetapi momentum untuk lebih mengenal tubuh sendiri dan menjalani hidup yang lebih terkontrol. (adv)
