CIREBON – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama resmi menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil Sidang Isbat yang dipimpin oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar di Jakarta, Selasa (17/2/2026) malam.
​Penetapan tersebut didasarkan pada pemantauan hilal di sejumlah titik di seluruh Indonesia yang menunjukkan posisi hilal belum memenuhi kriteria MABIMS (tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat). Dengan demikian, bulan Syakban digenapkan menjadi 30 hari (istikmal). Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah memulai awal puasa lebih awal, yakni pada Rabu, 18 Februari 2026.
​Makna Spiritual Puasa Ramadhan
​Puasa Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Secara esensial, ibadah ini merupakan sarana bagi umat Muslim untuk meraih derajat takwa, sebagaimana tertuang dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 183.
Baca Juga:Dewa United Debut di BCL 2026, Siap Ukir Sejarah Baru di Level AsiaMudik Gratis 2026 Resmi Dibuka Askrindo, 2.150 Tiket Disiapkan untuk 13 Rute Favorit Termasuk Cirebon
​Bulan suci ini menjadi momentum untuk penyucian jiwa (tazkiyatun nafs), melatih empati sosial, serta memperkuat kendali diri atas hawa nafsu. Kehadiran Ramadhan 1447 H ini diharapkan menjadi waktu bagi masyarakat untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama di tengah dinamika zaman.
​Jadwal Imsakiyah dan Keutamaan Ibadah
​Kementerian Agama telah merilis jadwal imsakiyah untuk seluruh wilayah Indonesia. Untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya, waktu Imsak pada hari pertama puasa jatuh pada pukul 04.25 WIB dan waktu Maghrib (berbuka) pada pukul 18.08 WIB.
​Selama bulan mulia ini, setiap amal kebaikan dijanjikan pahala yang berlipat ganda. Beberapa keutamaan ibadah yang ditekankan antara lain:
1. ​Ampunan Dosa: Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa yang berpuasa dengan iman dan mengharap rida Allah, maka dosa masa lalunya akan diampuni.
2. ​Lailatul Qadar: Malam yang lebih baik dari seribu bulan yang terdapat pada sepuluh malam terakhir.
3. ​Keberkahan Sahur dan Berbuka: Waktu-waktu mustajab untuk memanjatkan doa.
​Tips Berpuasa Secara Optimal dan Sehat
​Agar ibadah puasa tetap berjalan lancar dan produktif, berikut adalah beberapa kiat praktis yang bisa Anda terapkan:
1. ​Jangan Melewatkan Sahur: Konsumsilah karbohidrat kompleks (seperti nasi merah atau gandum) dan protein yang memberikan energi tahan lama.
