Ketua DPRD Cirebon Apresiasi KLB PERMAHI, Tekankan Integritas dan Supremasi Hukum

Kongres Luar Biasa PERMAHI
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, menghadiri Kongres Luar Biasa PERMAHI
0 Komentar

CIREBON – Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, mengapresiasi terselenggaranya Kongres Luar Biasa (KLB) Persatuan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI). Ia menilai forum tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meneguhkan kembali komitmen mahasiswa hukum dalam menjaga nilai-nilai keadilan dan supremasi hukum.

Dalam sambutannya, Sophi menegaskan bahwa PERMAHI memiliki posisi strategis sebagai ruang kaderisasi yang membentuk intelektualitas, integritas, serta keberanian mahasiswa dalam menyuarakan kebenaran.

“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada PERMAHI yang terus menghadirkan ruang pembinaan bagi mahasiswa hukum agar mampu berpikir kritis, berintegritas, dan berani memperjuangkan nilai-nilai keadilan,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).

Baca Juga:Verlap DPRD Cirebon di Susukan Lebak: Hasan Basori Soroti Irigasi agar Jalan AwetWakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Gaspol Infrastruktur Waled

Menurutnya, organisasi kemahasiswaan tidak boleh hanya menjadi wadah formalitas, tetapi harus menjadi laboratorium kepemimpinan. Di sanalah karakter, etika, dan sensitivitas sosial calon-calon pemimpin masa depan ditempa.

Sophi juga mengingatkan bahwa mahasiswa hukum memiliki tanggung jawab moral yang lebih besar dibandingkan disiplin ilmu lainnya. Pemahaman terhadap regulasi dan sistem hukum harus dibarengi dengan komitmen menjaga marwah demokrasi.

“Mahasiswa hukum adalah penjaga nalar kritis masyarakat. Ketika hukum diuji oleh kepentingan, mahasiswa harus hadir sebagai pengingat arah dan nilai,” tegasnya.

Ia berharap KLB PERMAHI tidak hanya menghasilkan keputusan organisatoris, tetapi juga melahirkan kepemimpinan visioner yang mampu menjawab tantangan zaman—baik dalam konteks digitalisasi, dinamika sosial, maupun kompleksitas persoalan hukum nasional.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya integritas sebagai fondasi utama. Tanpa integritas, kecerdasan akademik tidak akan berarti. Kepercayaan publik terhadap profesi hukum, kata dia, sangat bergantung pada moralitas dan konsistensi para pelakunya.

Kehadiran Ketua DPRD dalam kongres tersebut menjadi simbol sinergi antara lembaga legislatif daerah dengan kalangan akademisi dan mahasiswa. Melalui fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran, DPRD membuka ruang dialog dan partisipasi aktif generasi muda dalam proses pembangunan daerah.

Di akhir sambutannya, Sophi mengajak seluruh kader PERMAHI untuk menjaga soliditas organisasi serta terus menghadirkan gagasan-gagasan progresif yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas.Dengan semangat konsolidasi dan transformasi, PERMAHI diharapkan tetap adaptif, relevan, dan konsisten menjadi mitra kritis dalam pembangunan hukum yang berkeadilan di Indonesia. (red/adv)

0 Komentar