Tertarik Punya Alfamart Sendiri? Ini Rincian Modal, Skema Franchise, dan Potensi Balik Modal 2026

Usaha alfamart
Salah satu alfamart di kawasan cirebon timur yang baru berdiri.
0 Komentar

Paket take over mencakup:

Franchise fee Rp45 juta (5 tahun)

Sewa lokasi untuk 5 tahun

Peralatan gerai dan AC

Sistem kasir & IT

Shop sign & pole sign

Perjanjian kerja sama

Goodwill

Tahapan kerja sama:

Presentasi awal

Kesepakatan pembelian

Pemindahan perizinan

Penandatanganan perjanjian

Proses take over

Skema ini cocok bagi investor yang menginginkan bisnis langsung berjalan tanpa fase awal pembangunan.

Skema Biaya Royalti Alfamart

Mitra Alfamart dikenakan royalti progresif berdasarkan penjualan bersih bulanan (belum termasuk pajak):

Rp0 – Rp150 juta: 0%

Rp150 juta – Rp175 juta: 1%

Rp175 juta – Rp200 juta: 2%

Rp200 juta – Rp250 juta: 3%

Di atas Rp250 juta: 4%

Sistem ini dirancang agar mitra tidak terbebani di fase awal operasional.

Baca Juga:Pelajar Asal Cimahi Tewas Usai Terjun dari Flyover Pasupati BandungWarga dan Polisi Kompak Amankan 24 Pelajar Bawa Sajam di Cirebon

Syarat Membuka Gerai Alfamart

Calon mitra wajib memenuhi sejumlah ketentuan, antara lain:

Memiliki minat dan komitmen di bisnis ritel

Warga Negara Indonesia

Memiliki badan usaha (CV, PT, Koperasi, atau Yayasan)

Memiliki atau menyiapkan lokasi usaha dengan:

Luas area penjualan minimal 100 m²

Total lahan sekitar 150–250 m²

Memenuhi perizinan usaha (izin tetangga, domisili, NIB, NPWP, STPW, IUTM, HGB dan izin daerah lain yang berlaku)

Bersedia mengikuti sistem dan standar operasional Alfamart

Peluang Balik Modal

Dengan lokasi strategis dan manajemen yang baik, sejumlah mitra menyebut balik modal dapat dicapai dalam 3–5 tahun, sehingga peluang BEP pada 2026 dinilai masih realistis, terutama di wilayah dengan trafik tinggi dan minim kompetitor. (jay)

0 Komentar