Paket take over mencakup:
Franchise fee Rp45 juta (5 tahun)
Sewa lokasi untuk 5 tahun
Peralatan gerai dan AC
Sistem kasir & IT
Shop sign & pole sign
Perjanjian kerja sama
Goodwill
Tahapan kerja sama:
Presentasi awal
Kesepakatan pembelian
Pemindahan perizinan
Penandatanganan perjanjian
Proses take over
Skema ini cocok bagi investor yang menginginkan bisnis langsung berjalan tanpa fase awal pembangunan.
Skema Biaya Royalti Alfamart
Mitra Alfamart dikenakan royalti progresif berdasarkan penjualan bersih bulanan (belum termasuk pajak):
Rp0 – Rp150 juta: 0%
Rp150 juta – Rp175 juta: 1%
Rp175 juta – Rp200 juta: 2%
Rp200 juta – Rp250 juta: 3%
Di atas Rp250 juta: 4%
Sistem ini dirancang agar mitra tidak terbebani di fase awal operasional.
Baca Juga:Pelajar Asal Cimahi Tewas Usai Terjun dari Flyover Pasupati BandungWarga dan Polisi Kompak Amankan 24 Pelajar Bawa Sajam di Cirebon
Syarat Membuka Gerai Alfamart
Calon mitra wajib memenuhi sejumlah ketentuan, antara lain:
Memiliki minat dan komitmen di bisnis ritel
Warga Negara Indonesia
Memiliki badan usaha (CV, PT, Koperasi, atau Yayasan)
Memiliki atau menyiapkan lokasi usaha dengan:
Luas area penjualan minimal 100 m²
Total lahan sekitar 150–250 m²
Memenuhi perizinan usaha (izin tetangga, domisili, NIB, NPWP, STPW, IUTM, HGB dan izin daerah lain yang berlaku)
Bersedia mengikuti sistem dan standar operasional Alfamart
Peluang Balik Modal
Dengan lokasi strategis dan manajemen yang baik, sejumlah mitra menyebut balik modal dapat dicapai dalam 3–5 tahun, sehingga peluang BEP pada 2026 dinilai masih realistis, terutama di wilayah dengan trafik tinggi dan minim kompetitor. (jay)
