CIREBON – Alfamart masih menjadi salah satu jaringan minimarket paling dominan di Indonesia. Dengan ribuan gerai yang tersebar dari kota besar hingga pelosok daerah, Alfamart membuka peluang bagi masyarakat yang ingin terjun ke dunia ritel melalui skema waralaba (franchise).
Berdasarkan informasi resmi perusahaan dan sejumlah referensi publik, Alfamart menawarkan tiga model kerja sama franchise dengan kebutuhan modal dan mekanisme yang berbeda-beda.
1. Franchise Gerai Baru
Skema ini ditujukan bagi calon mitra yang ingin membuka gerai Alfamart dari nol, dengan lokasi yang diusulkan sendiri oleh mitra.
Tahapan kerja sama:
Presentasi awal
Evaluasi dan persetujuan lokasi
Presentasi proposal
Penandatanganan perjanjian kerja sama
Pembukaan gerai
Baca Juga:Pelajar Asal Cimahi Tewas Usai Terjun dari Flyover Pasupati BandungWarga dan Polisi Kompak Amankan 24 Pelajar Bawa Sajam di Cirebon
Alfamart menyediakan beberapa pilihan tipe gerai berdasarkan ukuran bangunan dan kapasitas modal:
Tipe Gerai, Luas Area, Estimasi Modal
9 rak | ±30 m² | Rp300 juta
18 rak | ±60 m² | Rp350 juta
36 rak | ±80 m² | Rp450 juta
45 rak | ±100 m² | Rp500 juta
Modal tersebut sudah mencakup:
Franchise fee Rp45 juta (berlaku 5 tahun)
Instalasi listrik
Peralatan gerai dan AC
Mesin kasir & sistem informasi ritel
Shop sign & pole sign
Perizinan gerai
Promosi dan persiapan pembukaan
Catatan: Nilai investasi di atas belum termasuk biaya properti (tanah/bangunan) dan dapat berubah sesuai kondisi wilayah serta waktu pembukaan.
2. Franchise Gerai Baru – Konversi
Skema ini menyasar pemilik toko kelontong atau minimarket lokal yang ingin beralih menjadi Alfamart.
Keunggulan utama:
Stok barang milik toko lama dapat diakui sebagai stok awal Alfamart
Rak toko lama dapat digunakan dan diperhitungkan sebagai pengurang biaya investasi (selama sesuai standar Alfamart)
Tahapan konversi:
Presentasi awal
Stock opname tahap pertama
Perjanjian kerja sama
Stock opname tahap kedua
Pembukaan gerai hasil konversi
Model ini relatif lebih efisien bagi pelaku usaha yang sudah berjalan, karena sebagian aset dapat dimanfaatkan kembali.
3. Franchise Gerai Take Over
Pilihan ketiga adalah mengambil alih gerai Alfamart yang sudah beroperasi.
Baca Juga:Isyarat Kuat PSSI: Kursi Pelatih Timnas U-17 Segera Beralih, Kurniawan Disebut Kandidat UtamaPIP TK Rp450 Ribu Cair Mei 2026, Ini Penjelasan Lengkap Jadwal, Sasaran, dan Mekanismenya
Estimasi modal mulai dari Rp800 juta (tergantung lokasi dan performa gerai)
