CIREBON – Siang itu, jalur Pantura di wilayah Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, mendadak berubah tegang. Deru mesin yang biasanya berpacu tanpa jeda, Sabtu (7/2/2026), seketika tersendat. Di salah satu ruas jalan padat, tepat di atas jembatan dengan tanjakan landai, sebuah insiden tak terduga terjadi—dan membuat banyak pengendara tercekat.
Sebuah truk trailer yang melaju dari arah Cirebon menuju Losari, Jawa Tengah, tiba-tiba kehilangan kendali bukan karena sopirnya, melainkan karena gandengan di bagian belakang terlepas. Dalam hitungan detik, gandengan berat itu meluncur mundur, tak terbendung, menghantam kendaraan-kendaraan yang berada tepat di belakangnya.
Benturan beruntun pun tak terelakkan.
Empat kendaraan dilaporkan terlibat dalam insiden tersebut. Suara benturan keras disusul teriakan panik pengendara memecah keramaian jalur nasional yang tak pernah benar-benar sepi. Beberapa pengemudi yang berada di lokasi langsung menghentikan laju kendaraannya, mencoba memberi pertolongan sekaligus menghindari kemungkinan benturan susulan.
Baca Juga:Pemprov Jabar akan Tanggung Iuran BPJS Kesehatan Segmen PBI yang Dicoret KemensosBocoran Xiaomi 17T Pro Terkuak: Usung Tiga Speaker BOSE, Klaim Audio Paling Imersif di Kelasnya?
Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas di jalur Pantura sempat melambat. Antrean kendaraan mengular, terutama dari arah Cirebon menuju perbatasan Jawa Tengah. Sejumlah pengendara memilih bersabar, sementara lainnya terlihat turun dari kendaraan untuk memastikan kondisi sekitar aman.
Petugas Piket Perwira Pengawas (Pawas) Polsek Gebang, Ipda Solby, membenarkan peristiwa kecelakaan beruntun tersebut. Menurutnya, insiden bermula saat truk trailer melintas di tanjakan jembatan, sebelum akhirnya gandengan terlepas dan bergerak mundur menghantam kendaraan di belakangnya.
“Benar, terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan. Dugaan sementara karena gandengan truk trailer terlepas saat melintas di jembatan,” ujar Ipda Solby saat dikonfirmasi.
Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, beberapa kendaraan mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi. Petugas kepolisian bersama warga sekitar bergerak cepat mengamankan lokasi dan mengatur arus lalu lintas agar kemacetan tidak semakin parah.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa jalur Pantura, meski menjadi urat nadi transportasi nasional, menyimpan potensi bahaya—terutama bagi kendaraan bertonase besar yang melintas di kondisi jalan menanjak dan padat.
