Operasi Ketupat Lodaya 2026 Makin Dekat, Kapolda Jabar Cek Langsung Kesiapan Jalur Selatan

jalur selatan Jawa Barat
Jalur selatan Jawa Barat menjadi salah satu jalur macet saat arus mudik.
0 Komentar

BANDUNG – Menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat terus mematangkan berbagai persiapan guna memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik serta balik Lebaran. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah peninjauan langsung ke jalur selatan Jawa Barat yang dikenal memiliki karakteristik medan cukup menantang.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, jalur selatan menjadi perhatian khusus karena memiliki kontur pegunungan, akses yang relatif jauh, serta tingkat kerawanan tertentu, terutama saat volume kendaraan meningkat drastis.

“Wilayah selatan Jawa Barat memiliki karakteristik jalur yang cukup menantang, mulai dari kontur pegunungan hingga jarak tempuh yang panjang. Karena itu kami cek langsung kesiapan jalur dan Polsek terjauh,” ujar Rudi, Sabtu (7/2).

Baca Juga:Lubang Jalan Masih Menganga di Jalur Cirebon – Kuningan, Pemotor Terjatuh Saat Hindari Jalan RusakReaktivasi PBI Dijanjikan Kemensos, Pasien Cuci Darah Dipastikan Tetap Dilayani

Menurutnya, pengecekan ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menyeluruh menghadapi Operasi Ketupat Lodaya 2026, agar seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil, siap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Rudi menegaskan, selain jalur selatan, Polda Jabar juga akan melakukan peninjauan ke jalur lain yang dinilai rawan, baik dari sisi kepadatan lalu lintas maupun potensi kecelakaan selama Operasi Ketupat Lodaya berlangsung.

“Kami ingin memastikan tidak ada wilayah yang terlewat. Seluruh Polsek, termasuk yang berada paling jauh, harus siap dari sisi personel, logistik, hingga pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Keselamatan Pengguna Jalan Jadi Fokus Operasi Ketupat Lodaya 2026

Selain kesiapan infrastruktur dan personel, Kapolda Jabar menekankan bahwa keselamatan masyarakat, khususnya para pengguna jalan, menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Untuk itu, Polda Jabar akan memperkuat pengamanan serta melakukan pemetaan dan pengecekan jalur-jalur yang rawan kecelakaan, terutama di kawasan selatan yang memiliki medan berkelok dan minim penerangan di beberapa titik.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas. Karena itu, pengamanan serta rekayasa lalu lintas sudah kami persiapkan sejak dini agar risiko kecelakaan bisa ditekan,” imbuh Rudi.

Dengan berbagai persiapan tersebut, Rudi berharap pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar, khususnya di jalur selatan Jawa Barat yang menjadi salah satu akses utama masyarakat saat momentum mudik Lebaran.

0 Komentar