CIREBON — Kondisi jalan penghubung Desa Dompyong menuju Desa Karangwangun (Sasak), Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, kian memprihatinkan. Ruas jalan sepanjang sekitar 700 meter tersebut dilaporkan baru diperbaiki setengah bagian, sementara sisanya yang belum tersentuh perbaikan justru semakin rusak.
Pantauan JP di lapangan, Sabtu (7/2/2026) menunjukkan, bagian jalan yang belum diperbaiki dipenuhi lubang dan permukaan bergelombang dan becek. Sehingga membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua. Situasi ini dinilai semakin mengkhawatirkan mengingat bulan puasa segera tiba, yang dipastikan akan meningkatkan volume kendaraan yang melintas di jalur tersebut.
Seorang warga yang setiap hari melintasi jalan itu mengungkapkan keluhannya.
“Tolonglah jalan Dompyong Sasak (Karamgwangun) segera diperbaiki karena sudah sangat menyiksa. Bukan hanya warga, tapi juga anak-anak sekolah. Ribuan orang dan ribuan siswa setiap hari lewat sini,” ujarnya.
Baca Juga:Lubang Jalan Masih Menganga di Jalur Cirebon – Kuningan, Pemotor Terjatuh Saat Hindari Jalan RusakReaktivasi PBI Dijanjikan Kemensos, Pasien Cuci Darah Dipastikan Tetap Dilayani
Kondisi tersebut memicu protes dan suara miring dari masyarakat, terutama karena perbaikan jalan dilakukan tidak secara menyeluruh. Warga mempertanyakan alasan jalan yang merupakan akses vital antar desa dan jalur utama pelajar itu hanya diperbaiki setengahnya.
Masyarakat berharap Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon segera turun tangan untuk menyelesaikan perbaikan secara total, demi keselamatan pengguna jalan serta kenyamanan aktivitas warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai kelanjutan perbaikan jalan Dompyong–Karangwangun tersebut. (Jay)
