BYD Shark Resmi Meluncur, Pickup Double Cabin Hybrid Siap Tantang Raja Diesel

Mobil listrik
BYD Shark resmi mengaspal.
0 Komentar

BYD kembali membuat gebrakan di industri otomotif global. Pabrikan kendaraan listrik asal Tiongkok itu resmi meluncurkan BYD Shark, sebuah mobil double cabin pickup berteknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) yang langsung menyasar segmen kendaraan kerja berat sekaligus lifestyle.

Peluncuran perdana dilakukan di Meksiko dan Amerika Latin, sebelum diperluas ke sejumlah pasar global lain seperti Australia, Asia Tenggara, dan Amerika Selatan. Kehadiran BYD Shark dinilai sebagai sinyal serius BYD menantang dominasi pickup konvensional berbasis diesel.

BYD Shark tidak sepenuhnya listrik murni, namun mengandalkan teknologi Dual Mode Off-Road (DMO), yakni kombinasi mesin bensin turbo 1.5 liter dengan dua motor listrik yang masing-masing ditempatkan di depan dan belakang. Konfigurasi ini menghasilkan sistem penggerak all-wheel drive dengan tenaga gabungan lebih dari 430 tenaga kuda dan torsi sekitar 650 Nm. Akselerasinya bahkan tergolong agresif untuk ukuran mobil bak terbuka, dengan catatan nol hingga 100 kilometer per jam di kisaran enam detik. Angka tersebut menempatkan Shark sebagai salah satu pickup tercepat di kelasnya.

Baca Juga:Pencarian Longsor KBB Berakhir Hari Ini, Keluarga Korban IkhlasGempa Guncang Cimahi Hari ini, Ternyata dari Sesar Lembang Segmen Batu Lonceng Bandung Barat

Sumber tenaga listrik disuplai oleh Blade Battery berkapasitas hampir 30 kWh, teknologi baterai khas BYD yang dikenal lebih aman dan tahan panas. Dalam mode listrik penuh, BYD Shark mampu melaju sekitar 80 hingga 100 kilometer, sementara dalam mode kombinasi hybrid, jarak tempuh totalnya diklaim bisa menembus lebih dari 800 kilometer. Klaim ini menjadikan Shark bukan hanya cocok untuk aktivitas perkotaan, tetapi juga perjalanan jauh dan medan berat tanpa kekhawatiran kehabisan daya.

Dari sisi dimensi, BYD Shark tampil bongsor layaknya double cabin modern. Panjangnya mendekati 5,5 meter dengan bak belakang yang mampu mengangkut beban lebih dari 800 kilogram. Kemampuan menarik trailer juga tak main-main, dengan kapasitas towing mencapai sekitar 2,5 ton. Suspensi independen di depan dan belakang serta ground clearance tinggi dirancang khusus untuk kebutuhan off-road, termasuk medan lumpur, pasir, hingga jalur berbatu.

Masuk ke kabin, nuansa kendaraan kerja keras langsung bergeser ke arah SUV premium. Interior BYD Shark dibekali layar sentuh besar khas BYD yang dapat diputar, panel instrumen digital penuh, sistem infotainment modern dengan konektivitas ponsel, serta kamera panorama 360 derajat yang membantu manuver kendaraan besar. Fitur keselamatan aktif berbasis ADAS juga disematkan, mulai dari pengereman darurat otomatis, lane assist, hingga adaptive cruise control. Ini menjadikan Shark tidak sekadar pickup fungsional, tetapi juga nyaman untuk penggunaan harian.

0 Komentar