JABARPUBLISHER.COM – Nasabah bank harus memahami saldo minimum bank yang wajib tersedia di rekening tabungan mereka, terutama di periode awal tahun 2026. Ketentuan saldo minimum menjadi syarat penting agar rekening tetap aktif dan terhindar dari biaya administrasi atau penalti otomatis oleh bank.
Saldo minimum adalah jumlah dana yang harus tetap tersedia di rekening setiap saat. Tujuan utamanya adalah menjaga rekening agar tidak dinyatakan pasif atau dormant, serta memberi jaminan likuiditas bank dalam menangani transaksi nasabah.
Saldo minimum berbeda-beda antarpinjaman bank dan produk tabungan yang ditawarkan. Besarnya saldo juga sering disesuaikan dengan segmen nasabah, seperti pelajar, pribadi, maupun bisnis.
1. Saldo Minimum Bank Mandiri
Bank Mandiri menetapkan saldo minimum yang bervariasi tergantung jenis tabungan:
Baca Juga:Dampak Gempa Pacitan Meluas, Puluhan Warga Bantul Dirawat, Kerusakan Terjadi di 10 KecamatanEmas Jadi Pegangan Warga Cirebon di Tengah Gejolak Global
- Tabungan Rupiah: Rp 100.000
- Tabungan NOW: Rp 25.000
- Tabungan Payroll: Rp 10.000
- TabunganKu: Rp 20.000
- Tabungan TKI: Rp 10.000
- Tabungan Mitra Usaha: Rp 1.000.000
- Tabungan SiMakmur: Tanpa saldo minimum
- Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar): Rp 5.000
2. Saldo Minimum Bank BRI
Nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) juga perlu memenuhi saldo minimum sesuai produk:
- BRI Simpedes, BritAma, dan BritAma Bisnis/Pro/X: Rp 50.000
- BRI Tabunganku: Rp 20.000
- BRI Junio: Rp 50.000
- BRI SimPel: Rp 5.000
Saldo minimum ini penting dipenuhi karena jika turun di bawah batas, rekening bisa terkena biaya administrasi atau layanan tertentu dibatasi.
3. Saldo Minimum Bank BNI
Sementara itu, Bank Negara Indonesia (BNI) memberlakukan ketentuan berikut:
- BNI Taplus Reguler: Rp 150.000
- BNI Taplus Bisnis: Rp 1.000.000
- BNI Taplus Pegawai: Sesuai perjanjian kerja sama (PKS)
- BNI Taplus Muda & BNI Pandai: Tanpa saldo minimum
- BNI SimPel: Rp 5.000
- BNI Tabunganku: Rp 20.000
Saldo minimum di BNI Taplus dan Taplus Bisnis relatif lebih tinggi dibanding produk lain, sehingga nasabah disarankan untuk memantau saldo secara berkala agar tidak terimbas biaya administrasi.
Kenapa Saldo Minimum Penting?
Memahami aturan saldo minimum bank penting bagi semua nasabah, karena:
- Menghindari biaya administrasi yang bisa otomatis terpotong jika saldo di bawah batas.
- Menjaga rekening tetap aktif, sehingga transaksi perbankan seperti transfer dan penarikan dapat berlangsung lancar.
- Mencegah rekening menjadi non-aktif atau dormant, yang berisiko ditutup atau berpengaruh pada riwayat kredit di OJK.
