CIREBON – Kamis dini hari, 5 Februari 2026, suasana tenang di kawasan Plangon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, mendadak berubah. Jaringan pipa distribusi air bersih milik Perumda Air Minum Kota Cirebon—atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai PDAM—mengalami kebocoran serius alias jebol.
Pipa transmisi berbahan DCIP berdiameter 600 milimeter itu merupakan jalur utama distribusi air bersih menuju Kota Cirebon. Akibat kebocoran tersebut, pasokan air ke sejumlah wilayah layanan Perumda Air Minum Tirta Giri Nata langsung terganggu.
“Terjadi kebocoran pada jalur pipa transmisi DCIP 600 mm di wilayah Plangon,” demikian keterangan resmi perusahaan yang dikutip dari sejumlah sumber.
Baca Juga:Jelang Ramadan, Wagub Jabar Ajak Doakan Persib agar Bisa JuaraPerkiraan Banderol Suzuki e Vitara di IIMS 2026, Konsumen Ditawari Skema Menarik
Gangguan ini bukan sekadar persoalan teknis. Dampaknya langsung dirasakan warga. Sejak pagi, air bersih tak lagi mengalir ke rumah-rumah di berbagai kawasan Kota Cirebon.
Di lokasi jebolnya pipa, tepatnya wilayah Plangon, Kelurahan Babakan, Kecamatan Sumber, air mengalir deras hingga menggenangi badan jalan. Petugas PDAM tampak berjibaku membuat jalur aliran sementara agar air tidak semakin meluas dan membahayakan pengguna jalan.
Sementara itu, di sisi lain kota, keluhan warga terus berdatangan. “Katiasa, Harjamukti, mati,” ujar Ani singkat, menggambarkan kondisi aliran air di wilayahnya yang lumpuh total.
Keluhan serupa juga datang dari Kecamatan Kesambi dan sejumlah wilayah lain.
“Halo, selamat malam. Air di rumah saya tiba-tiba mati. Alamat di Drajat, Kesambi,” lapor seorang warga melalui pesan singkat.
Bagi sebagian warga, ketiadaan air bersih membuat aktivitas harian terhenti. Memasak, mencuci, hingga keperluan mandi menjadi persoalan mendesak yang tak bisa ditunda.
Pihak Perumda Air Minum Tirta Giri Nata menyampaikan permohonan maaf atas gangguan tersebut dan meminta masyarakat bersabar.
Baca Juga:Begini Cara Merawat Baterai Sepeda Listrik serta Estimasi Biaya PenggantiannyaKDM Pastikan Beasiswa Siswa SMA/SMK Swasta Diberikan Tahun ini
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, mohon kesabarannya,” tulis perusahaan dalam keterangan resminya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan rinci terkait penyebab kebocoran maupun estimasi waktu perbaikan dan pemulihan distribusi air bersih. Warga pun hanya bisa berharap perbaikan segera rampung, agar air kembali mengalir ke rumah-rumah mereka. (jay)
