JABARPUBLISHER.COM – Di tengah ketidakpastian ekonomi global, investasi emas masih menjadi pilihan favorit masyarakat Indonesia untuk menjaga nilai kekayaan. Emas batangan dikenal memiliki daya tahan terhadap inflasi dan gejolak ekonomi, sehingga kerap dijadikan aset lindung nilai jangka panjang.
Tidak hanya stabil, emas juga relatif mudah diperjualbelikan kapan saja. Inilah yang membuat investasi emas dianggap aman, terutama bagi mereka yang ingin menyimpan aset tanpa risiko fluktuasi tajam seperti pada saham atau kripto.
Meski terlihat sederhana, investasi emas tidak sekadar membeli lalu menyimpannya. Diperlukan strategi dan pemahaman dasar agar keuntungan yang diperoleh bisa optimal dan sesuai dengan tujuan keuangan.
Baca Juga:Insentif Motor Listrik Dihentikan 2026, Ini Alasan Pemerintah dan Dampaknya bagi PasarEmas Digital Kacau, Puluhan Ribu Investor China Gagal Tarik Dana
Menurut Antam Logam Mulia, kunci utama dalam investasi emas adalah kesabaran. Emas lebih cocok untuk tujuan jangka menengah hingga panjang, seperti dana pendidikan atau persiapan pensiun lima hingga sepuluh tahun ke depan.
Semakin lama emas disimpan, semakin besar peluang kenaikan nilai yang bisa dinikmati pemiliknya. Karena itu, emas kurang ideal untuk spekulasi jangka pendek.
Sebelum memulai investasi emas, penting bagi investor memahami cara kerjanya. Berbeda dengan saham yang bisa naik dan turun secara ekstrem dalam waktu singkat, pergerakan harga emas cenderung lebih stabil meski berlangsung perlahan.
Berdasarkan informasi dari Sahabat Pegadaian, keuntungan investasi emas berasal dari selisih harga beli dan harga jual kembali atau buyback. Prinsipnya sederhana, beli saat harga relatif rendah atau stabil, lalu jual ketika harga naik sesuai target.
Untuk pemula, ada beberapa pilihan dalam memulai investasi emas. Pertama, membeli emas batangan fisik langsung dari toko resmi dan menyimpannya sendiri. Cara ini cocok bagi investor yang ingin memegang aset secara langsung.
Pilihan lainnya adalah tabungan emas digital. Melalui skema ini, investor bisa mencicil emas dari nominal kecil dan menambah saldo secara rutin. Metode ini dinilai lebih fleksibel dan terjangkau bagi pemula.
Keamanan transaksi juga menjadi hal krusial dalam investasi emas. Mengingat nilainya yang tinggi, pembelian sebaiknya dilakukan melalui jalur resmi untuk menghindari risiko emas palsu atau penipuan.
