JABARPUBLISHER.COM – PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai Minggu, 1 Februari 2026. Dalam kebijakan terbaru ini, harga Pertamax turun bersama sejumlah produk BBM nonsubsidi lainnya.
Penurunan harga tersebut berlaku untuk beberapa jenis BBM, mulai dari Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, hingga Pertamina Dex. Penyesuaian ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang menggunakan BBM nonsubsidi.
Berdasarkan informasi dari laman resmi Pertamina, harga Pertamax turun di wilayah DKI Jakarta dari sebelumnya Rp12.350 per liter pada Januari 2026 menjadi Rp11.800 per liter per 1 Februari 2026.
Baca Juga:Bos Pinjol Ditangkap, Terancam 15 Tahun BuiBupati Cirebon Lantik 294 Kepala Sekolah, 116 Masih Nunggu
Penurunan harga juga terjadi pada Pertamax Turbo yang kini dijual seharga Rp12.700 per liter, dari sebelumnya Rp13.400 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 turun dari Rp13.150 menjadi Rp12.450 per liter.
Untuk jenis BBM mesin diesel, Dexlite kini dibanderol Rp13.250 per liter, sedangkan Pertamina Dex turun menjadi Rp13.500 per liter.
Meski harga Pertamax turun, Pertamina memastikan harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap dijual dengan harga Rp10.000 per liter, sedangkan Solar subsidi atau Bio Solar masih berada di angka Rp6.800 per liter.
Penyesuaian harga BBM nonsubsidi ini dilakukan sebagai implementasi Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Aturan tersebut merupakan perubahan atas Kepmen ESDM Nomor 62 K/12/MEM/2020 terkait formula harga dasar BBM umum.
Untuk wilayah Pulau Sumatera, harga Pertamax bervariasi mulai dari Rp12.100 hingga Rp12.400 per liter. Di Aceh, Pertamax dijual Rp12.100 per liter, sementara di Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau mencapai Rp12.400 per liter.
Di Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, harga Pertamax turun menjadi Rp11.800 per liter. Harga tersebut berlaku di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan NTB.
Sementara itu, di wilayah Kalimantan, harga Pertamax berada di kisaran Rp12.100 hingga Rp12.400 per liter, tergantung provinsi. Kondisi serupa juga berlaku di Pulau Sulawesi.
Baca Juga:Waktunya Beli! Harga Emas Antam Anjlok Rp 260 Ribu per GramWaktunya Beli! Harga Emas Antam Anjlok Rp 260 Ribu per Gram
Untuk wilayah Maluku dan Papua, harga Pertamax ditetapkan sebesar Rp12.100 per liter. Harga Dexlite dan Pertamina Dex di kawasan ini juga mengalami penyesuaian sesuai ketentuan terbaru.
