Dengan keterbatasan armada, RSUD Waled akan memprioritaskan wilayah terdekat. Meski begitu, dr. Dewi menilai kehadiran mobil ini sudah menjadi langkah besar.
“Karena baru satu unit, cakupannya tentu masih terbatas. Tapi alhamdulillah, ini sangat membantu, terutama untuk wilayah sekitar RSUD Waled,” ujarnya.
Masjid, Kantor, hingga Komunitas Bisa Panggil UTD
Lebih dari sekadar kendaraan, mobil UTD ini membuka pola layanan baru: jemput bola. RSUD Waled kini bisa mendatangi langsung lokasi kegiatan donor darah.
Baca Juga:Waspada! Cuaca Ekstrem Belum Usai, BMKG Ungkap Ancaman Serius Hingga Akhir JanuariLucky Element Meninggal Dunia Setelah Berjuang dari Penyakit Tuberkulosis Ginjal
“Kalau ada masjid, kantor, atau komunitas yang ingin mengadakan donor darah di sekitar sini, bisa menghubungi kami. Tim UTD akan datang langsung ke lokasi,” ungkap dr. Dewi.
Skema ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam donor darah, sekaligus mempercepat pemenuhan stok darah di wilayah Cirebon Timur.
Harapan untuk Ketersediaan Darah
Dengan hadirnya mobil UTD hasil kolaborasi Pemkab Cirebon dan bank bjb ini, pelayanan kesehatan di RSUD Waled memasuki babak baru. Akses donor darah menjadi lebih dekat, lebih cepat, dan lebih fleksibel.
Ke depan, keberadaan mobil UTD ini diharapkan tidak hanya menjawab kebutuhan darah secara darurat, tetapi juga membangun budaya donor darah yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Karena setetes darah, hari ini, bisa menjadi harapan hidup bagi banyak orang esok hari. (adi/jay/adv)
