CIREBON – Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, mempertegas komitmennya dalam pengentasan kemiskinan melalui program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), inisiatif ini menyasar hunian warga yang dinilai tidak memenuhi standar keamanan dan kesehatan.
Langkah nyata tersebut terlihat saat Sophi meninjau langsung progres renovasi salah satu rumah warga di Desa Pegagan Kidul, Kecamatan Kapetakan, beberapa hari lalu. Dalam kunjungannya, politisi perempuan ini memastikan pembangunan berjalan sesuai target agar penerima manfaat bisa segera menempati hunian yang lebih layak.
”Ini adalah tanggung jawab moral kami sebagai representasi rakyat. Melalui kolaborasi dengan Baznas, kita ingin memastikan kehadiran negara dan lembaga sosial benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Sophi di sela-sela peninjauannya.
Baca Juga:Ketua DPRD Cirebon Desak Pengusaha Segera Terapkan UMK 2026Komisi IV DPRD Cirebon Tekankan Layanan Sosial Tepat Sasaran Berbasis DTSEN
Sophi menjelaskan bahwa rumah yang layak bukan sekadar tempat bernaung, melainkan kebutuhan dasar untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan sosial. Ia menekankan bahwa aspek struktur, keamanan, dan sanitasi menjadi prioritas utama dalam perbaikan setiap unit Rutilahu.
Lebih lanjut, ia mendorong penguatan sinergi antara legislatif, eksekutif, dan lembaga seperti Baznas agar program bantuan serupa bisa menjangkau wilayah yang lebih luas di Kabupaten Cirebon.
”Persoalan sosial tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri. Sinergi ini harus berkelanjutan agar keadilan sosial benar-benar merata,” tegasnya.
Di sisi lain, program ini mendapat apresiasi positif dari warga setempat. Perbaikan rumah ini dianggap sebagai jawaban atas penantian panjang keluarga penerima manfaat yang selama ini memimpikan hunian kokoh dan sehat. (red)
