KA Menoreh Tabrak Truk Tangki di Perlintasan KA Dompyong, Tiga Orang Luka-luka

KA Menoreh Tabrak Truk Tangki di Perlintasan KA Dompyong, Tiga Orang Luka-luka
0 Komentar

CIREBON – Kecelakaan lalu lintas melibatkan Kereta Api (KA) Menoreh Plb 177B jurusan Semarang–Pasar Senen dengan sebuah truk tangki air terjadi di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Rabu (21/1/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.50 WIB. Truk tangki air bernomor polisi E-9877-AE melaju di jalan umum dari arah Gebang menuju Pangenan. Saat melintasi perlintasan sebidang tanpa palang pintu, kendaraan tersebut tertemper KA Menoreh yang melaju di jalur rel yang sama.Berdasarkan kronologis, benturan keras tak terhindarkan.

Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi truk tangki air, masinis, dan asisten masinis KA Menoreh mengalami luka-luka. Seluruh korban langsung dilarikan ke RSUD Waled, Kabupaten Cirebon, untuk mendapatkan perawatan medis.Selain menimbulkan korban luka, kecelakaan ini juga mengakibatkan kerusakan pada truk tangki air maupun rangkaian lokomotif KA Menoreh.

Baca Juga:Gelar Demo, Gabungan LSM Sebut Bupati Cirebon Terima Gratifikasi PT. TaekwangMulai Hari Ini, Polresta Cirebon Gelar Operasi Zebra Lodaya 2020

Proses evakuasi lokomotif dan kendaraan berlangsung lancar dengan melibatkan sejumlah petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon. Evakuasi memakan waktu sekitar satu setengah jam dan disaksikan oleh masyarakat sekitar lokasi kejadian.Dalam proses penanganan di lapangan, turut hadir Kasat Lantas Polres Cirebon, Kapolsek Gebang, serta jajaran kepolisian untuk mengamankan lokasi dan mengatur situasi lalu lintas di sekitar perlintasan.

Dari hasil pantauan rekaman CCTV milik Pemerintah Desa Dompyong Kulon, terlihat jelas bahwa truk tangki air melaju tanpa menghentikan laju kendaraannya saat melintasi rel, seolah tidak melihat adanya perlintasan kereta api. Selang beberapa detik kemudian, KA Menoreh muncul dan menghantam bagian depan truk serta badan tangki yang diketahui berisi ribuan liter air.Rekaman peristiwa tersebut kemudian beredar luas dan menjadi viral setelah diunggah di akun Facebook Fanpage Jabar Publisher, menarik perhatian warganet dan kembali memicu sorotan terhadap tingginya risiko perlintasan kereta api tanpa palang pintu.

Hingga kini, pihak kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut serta mengevaluasi aspek keselamatan di lokasi perlintasan. (jay/crd/adi)

0 Komentar