Ada Pasien ‘Super Flu’ Meninggal di RSHS Bandung, Kenali Gejalanya

Ada Pasien 'Super Flu' Meninggal di RSHS Bandung, Kenali Gejalanya
0 Komentar

“Berdasarkan data, ada dua pasien dengan kondisi berat. Satu dirawat di ruang high care dan satu di ruang intensif. Pasien yang dirawat di ruang intensif kemudian meninggal dunia karena memiliki penyakit penyerta,” jelasnya.

Komorbid yang diderita pasien tersebut antara lain stroke, gagal jantung, infeksi berat, hingga gagal ginjal. Oleh karena itu, pihak rumah sakit tidak dapat menyimpulkan bahwa kematian tersebut disebabkan langsung oleh virus influenza.

“Dengan kondisi komorbid yang kompleks seperti itu, kami tidak bisa menyatakan penyebab kematian murni akibat virus,” tambah dr Yovita.

Baca Juga:John Herdman Janjikan Timnas Indonesia Bakal Lebih TerorganisasiDisnaker Cirebon Sebarkan Informasi Lowongan 659 Pekerjaan di PT. Longrich dan Taekwang

Sebagai informasi, Influenza A H3N2 dikenal memiliki gejala yang mirip flu pada umumnya, seperti demam tinggi, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, sakit kepala, nyeri otot, serta kelelahan ekstrem. Pada kelompok rentan seperti bayi, lansia, dan penderita penyakit kronis, infeksi ini dapat berkembang menjadi komplikasi serius, termasuk pneumonia.

Para ahli kesehatan juga mengingatkan pentingnya menjaga daya tahan tubuh, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala flu berat yang tidak membaik dalam beberapa hari. (red)

0 Komentar