Natal Sunyi di Merak, Ramai Sehari Sebelumnya di Bakauheni

Natal Sunyi di Merak, Ramai Sehari Sebelumnya di Bakauheni
0 Komentar

BANTEN – Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, tampak lengang pada Hari Natal 2025. Kantong parkir kosong, terminal eksekutif nyaris tanpa aktivitas, dan jalur penyeberangan menuju Bakauheni berjalan tenang. Namun kesunyian itu menyimpan cerita lain: geliat besar justru terjadi sehari sebelumnya, dari seberang Selat Sunda.

Natal Sunyi di Merak, Ramai Sehari Sebelumnya di BakauheniDari pelabuhan Merak tim JP memantau langsung situasi arus mudik libur Natal dan Tahun Baru 2026.

H-1 Natal 2025, Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, mencatat lonjakan signifikan arus penyeberangan menuju Pulau Jawa. Sebanyak 14.907 penumpang tercatat menyeberang ke Pelabuhan Merak pada Rabu (24/12/2025), bertepatan dengan puncak arus mudik libur Natal dan Tahun Baru 2026.

Baca Juga:Hujan Deras Jadi Bencana, Banjir Lumpuhkan Ibu Kota Kabupaten CirebonProyek Jalan Sutajaya Mandek di Akhir Tahun, Kuwu Babakangebang Angkat Bicara

General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, mengungkapkan bahwa berdasarkan data 12 jam Posko Angkutan Nataru, terjadi peningkatan jumlah kendaraan yang menyeberang. Total tercatat 3.674 unit kendaraan, terdiri dari 1.601 kendaraan roda empat, 1.656 truk, 172 bus, dan 245 sepeda motor.“Penumpang pejalan kaki tercatat 902 orang, sedangkan penumpang di dalam kendaraan mencapai 14.005 orang,” kata Tamba, Rabu (24/12/2025).

Meski terjadi lonjakan signifikan, Tamba memastikan arus kendaraan tetap terkendali. Tidak terjadi penumpukan di kantong parkir maupun pintu masuk pelabuhan. Ratusan petugas gabungan telah disiagakan untuk memastikan operasional penyeberangan berjalan lancar selama periode Natal dan Tahun Baru.Lonjakan di Bakauheni itu menjelaskan mengapa Pelabuhan Merak tampak sunyi keesokan harinya. Pantauan Kamis (25/12/2025) sekitar pukul 07.15 WIB menunjukkan Merak berada dalam kondisi lengang. Area parkir kosong dan Terminal Eksekutif nyaris tanpa penumpang.

“Dari semalam memang sudah sepi,” ujar M. Dimas Prabowo, petugas keamanan Pelabuhan Merak. Menurutnya, puncak pergerakan pemudik telah terjadi sejak Rabu pagi.“Banyak yang milih nyebrang lebih awal. Kalau hari ini bisa dilihat sendiri, kondisinya sepi,” katanya.

Faktor cuaca juga menjadi pertimbangan utama.

Cuaca buruk yang melanda kawasan pesisir Banten dalam beberapa hari terakhir membuat masyarakat memilih berangkat lebih cepat untuk menghindari potensi gangguan cuaca ekstrem di laut.

Dimas menambahkan, kondisi Natal tahun ini berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Pada Natal 2024, arus penyeberangan masih ramai hingga hari H. Tahun ini, pola perjalanan bergeser.

0 Komentar