Operasi Senyap KPK, Bupati Bekasi Terjaring OTT

Operasi Senyap KPK, Bupati Bekasi Terjaring OTT
0 Komentar

Gelombang OTT terus berlanjut hingga akhir tahun. Pada 3 November 2025, KPK menangkap Gubernur Riau Abdul Wahid terkait dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau Tahun Anggaran 2025.

Kemudian, 7 November 2025, giliran Bupati Ponorogo, Jawa Timur, Sugiri Sancoko, yang diamankan. Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan suap pengurusan jabatan, proyek pekerjaan di RSUD dr. Harjono Ponorogo, serta penerimaan lainnya atau gratifikasi.

Pada 9–10 Desember 2025, KPK menangkap Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya terkait dugaan penerimaan hadiah dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah Tahun Anggaran 2025.

Baca Juga:Lima Desa di Babakan Belum Cair Dana Desa Tahap II, Ini Kata FKKC dan DPMD Kabupaten CirebonBUMDes Sumber Makmur Diresmikan, Desa Sumber Lor Bidik Kemandirian Ekonomi

Terakhir, pada 17–18 Desember 2025, KPK melakukan OTT di Tangerang. Dalam operasi ini, penyidik menangkap seorang jaksa, dua pengacara, serta enam pihak swasta. Dari tangan para pihak tersebut, KPK menyita uang tunai sebesar Rp900 juta.

Kasus OTT di Bekasi kini menjadi mata rantai terbaru dalam rangkaian panjang pemberantasan korupsi sepanjang 2025. Publik menanti langkah lanjutan KPK, khususnya penentuan status hukum para pihak yang telah diamankan.

0 Komentar