CIREBON – Direktorat Film, Animasi, dan Video Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf)/Badan Ekonomi Kreatif menggelar workshop unggulan bertajuk “Bicara Film: Monetize Your Creativity” di CGV Transmart Cirebon, Rabu (3/12/2025). Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting antara lain Anggota Komisi VI DPR RI Dr. Ir. E Herman M. Si, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dr. Hị. Ratnawati, M.K.K.K serta puluhan kreator film.
Screening short film ‘Berdamai Dengan Raqib & Atid’ produksi Oris Picture dan Kemenekraf.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Kemenekraf dalam menggali dan mengembangkan potensi kreator film, animasi, dan video di wilayah Cirebon dan sekitarnya.
Baca Juga:Sempat Misterius, Identitas Mayat di Sungai Ciberes Akhirnya Diungkap Kuwu Dompyong KulonDPRD Kabupaten Cirebon Terima Audiensi Serikat Buruh Terkait Tuntutan UMSK 2026
Dalam wawancara khusus dengan Tim JP, Pupung Thariq Fadilah selaku Direktur Televisi dan Radio Deputi Kreativitas Media, Kementerian Ekonomi Kreatif menyoroti potensi besar Kota Cirebon, yang pernah melahirkan karya animasi populer “Sopo Jarwo”. Ia menegaskan bahwa workshop ini merupakan ruang bagi para kreator muda untuk terus mengasah kreativitas tanpa batas.
Dengan film kita bisa mempromosikan suatu daerah, mengangkat kekayaan budaya dan kearifan lokal untuk diperkenalkan lebih luas, baik di dalam negeri maupun mancanegara,” ujarnya.
Pupung juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang kuat.
“Kemenekraf berkolaborasi dengan berbagai sektor agar semuanya bisa tertata dengan baik,” tambahnya. Kepada para kreator muda, Pupung memberikan pesan penyemangat agar tidak takut menghadapi tantangan.
“Tantangan terbesar itu dari kita sendiri. Setiap tantangan adalah cambuk untuk meningkatkan kreativitas. Kami berharap para kreator muda jangan pernah menyerah dan terus mencoba dengan ide-ide kreatifnya,” pungkasnya.
Peserta workshop Ekraf antusias saat pendaftaran sebelum mengikuti acara.
Workshop menghadirkan dua pembicara dari Oris Picture, yaitu Orista Primadewa Hadiwiarjo (Sutradara) dan Risty Nanda Dhea Putri (Produser).
Orista, yang short film-nya “Berdamai Dengan Rakib dan Atid” berhasil didanai Kemenekraf dan masuk dalam official selection JAFF (Jogja-NETPAC Asian Film Festival), membagikan pandangannya tentang cara menembus industri film saat ini. Menurutnya, jalur menuju filmmaker kini semakin beragam, namun persaingan juga semakin ketat. Membangun Intellectual Property (IP) pribadi menjadi salah satu strategi penting.
