Kadinkes Karawang Dicap Arogan, RDP Komisi IV Berakhir Ricuh

Kadinkes Karawang Dicap Arogan, RDP Komisi IV Berakhir Ricuh
0 Komentar

Angga juga menyebut, hingga kini anggota Komisi IV DPRD sendiri belum pernah menerima salinan hasil audit dari Dinas Kesehatan.“Kalau dewan saja belum dapat, bagaimana bisa Kadinkes berani menyatakan kasusnya sudah final? Ini bukan sekadar masalah teknis, ini soal integritas,” tegasnya lagi.

Arogansi di Forum Publik

Dalam forum yang dihadiri banyak pihak itu, Kadinkes disebut beberapa kali meninggikan suara dan bersikap defensif.“Saat kami minta klarifikasi dan dokumen audit, beliau justru membentak. Padahal ini forum resmi DPRD, bukan ruang pribadi,” ungkap Angga.

Ia menilai, tindakan emosional itu mencoreng citra birokrasi kesehatan Karawang.“Dinkes seharusnya datang membawa data, bukan amarah. Kalau memang tak ada malapraktik, tunjukkan buktinya, selesai.”

Forum Dihentikan, Evaluasi Kadinkes Diminta

Baca Juga:Ketua DPRD Kab Cirebon:  Dari Sanggar Ninis, Semangat Pelestarian Budaya Harus MenyalaGunakan Fasilitas Negara, Pelaksana Rehabilitasi Kantor Kecamatan Pedes Diduga Langgar Aturan

Karena suasana tidak kondusif, pimpinan Komisi IV DPRD Karawang akhirnya menghentikan rapat lebih awal.Forum sepakat akan menjadwalkan ulang RDP dengan menghadirkan kembali seluruh pihak terkait, termasuk keluarga korban dan manajemen rumah sakit, agar ada kejelasan tertulis dan resmi.

Bagi FKUB dan kuasa hukum keluarga korban, insiden ini menjadi sinyal kuat bahwa persoalan transparansi di tubuh Dinas Kesehatan Karawang perlu disorot serius.“Rakyat menunggu kejelasan, bukan kemarahan. Bupati harus mengevaluasi kinerja Kadinkes,” tandas Angga Dhe Raka. (zen)

0 Komentar