CIREBON – Hubungan harmonis antara dunia pendidikan dan pelayanan kesehatan kembali diperkuat. Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati (FK UGJ) resmi memperpanjang kerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waled Kabupaten Cirebon melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Kamis (18/9).Langkah ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi dua institusi yang telah menjalin kolaborasi produktif sejak tahun 2012.
Penandatanganan Perpanjangan MoU RSUD Waled dan Fakultas Kesehatan UGJ
Dalam sambutannya, Plt. Direktur RSUD Waled, Dr. Hj. Dwi Sudarni, Mars, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas keberlanjutan kerja sama yang telah memberi banyak manfaat bagi kedua belah pihak.
“Kita sudah menjalin hubungan erat sejak 2012, sudah lebih dari 13 tahun. Dari kerja sama ini, kita merasakan banyak manfaat, mulai dari peningkatan jumlah tenaga medis, lahirnya lulusan yang kompeten, hingga pelayanan kesehatan yang semakin baik. Saya berharap silaturahmi ini terus berlanjut, sehingga kita mampu berinovasi dan beradaptasi sesuai perkembangan zaman, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan,” ujarnya.
Baca Juga:Dishub Jabar Pastikan Terminal Cikarang Rampung Akhir 2025DPRD Kabupaten Cirebon Tutup Tahun Sidang 2024–2025 dan Tetapkan Rencana Kerja 2026
Menurut Dr. Dwi Sudarni, kerja sama ini tidak hanya memperkuat kapasitas rumah sakit sebagai lahan praktik pendidikan kedokteran, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat. RSUD Waled menjadi wadah pembelajaran sekaligus laboratorium nyata bagi para calon dokter untuk memahami dunia medis secara lebih mendalam.
Sementara itu, Dekan FK UGJ, Dr. dr. H. Catur Setiya Sulistiyana, M.Med.Ed, turut menyampaikan apresiasi atas hubungan baik dan komunikasi intensif yang selama ini terjalin dengan RSUD Waled.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena komunikasi yang terjalin dengan RSUD Waled berjalan dengan baik dan sangat kooperatif. Terkait dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi—baik pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat—semuanya dapat berjalan dengan lancar,” ungkapnya.
Dr. Catur juga menyoroti peran aktif sejumlah departemen di RSUD Waled dalam mendukung proses pendidikan mahasiswa kedokteran, mulai dari departemen anestesi, THT, bedah, dan lainnya. Kegiatan praktik rutin hingga pengambilan data lapangan, katanya, berjalan dengan tertib dan sistematis.
