“Saya melihat ada yang menarik di Desa Kalibuntu. Ada produksi roti yang rasanya sangat enak dan berbeda dengan roti di pasaran umumnya. Walaupun bukan roti premium, tapi soal rasa nggak perlu diragukan,” kata Hival Surdiniawan, salah satu mahasiswa KPM.
Rekan mahasiswa lainnya, Muhamad Risal, menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan tema KPM tahun ini, yaitu ‘Transformasi Menuju Masyarakat Cerdas dan Berbudaya Digital dalam Kebhinekaan sebagai Fondasi Indonesia Emas di Era Global’. Mahasiswa KPM juga membantu membranding produk Hijrah Bakery melalui media sosial agar pemasaran lebih luas dan menjangkau konsumen baru.
Sinergi positif antara dunia akademik dan pelaku UMKM seperti yang terjadi di Desa Kalibuntu menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi kecil bisa memberikan dampak besar bagi pengembangan ekonomi lokal dan transformasi digital masyarakat desa. (Tim JP)
Aktivitas di ruang produksi Hijrah Bakery, desa Kalibuntu, kec. Pabedilan
Baca Juga:Kang AIS Ditolak Masuk PT FCC, Ancam Aksi Lanjutan & Kirim Surat ke JepangPN Kotamobagu Vonis 3 Warga Dumoga Tenggara 4 Bulan Penjara dalam Kasus Kekerasan Anak
Mahasiswa KPM UIBBC terlibat langsung dalam proses produksi dan branding di Hijrah Bakery
Dengan penuh keuletan, Ruyati membangun bisnisnya yang kini makin berkembang.
