Rencana Demo di Pabuaran Lor Batal Digelar Hari Ini, Pemdes Tegaskan Tak Ada Massa Tandingan

Rencana Demo di Pabuaran Lor Batal Digelar Hari Ini, Pemdes Tegaskan Tak Ada Massa Tandingan
0 Komentar

Kondisi Kurang Fit, Kuwu Pabuaran Lor Belum Bisa Berikan Keterangan

CIREBON – Rencana aksi unjuk rasa yang sebelumnya diinformasikan akan berlangsung di Desa Pabuaran Lor, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Cirebon, pada Senin (21/7/2025), batal digelar hari ini. Informasi tersebut diperoleh langsung dari pihak kepolisian dan berbagai sumber JP yang berada di lokasi.

Sebagai bagian dari tanggung jawab jurnalistik, tim Jabar Publisher (JP) langsung terjun ke lapangan guna memastikan situasi. Salah satunya dengan menyambangi Kantor Desa Pabuaran Lor dan berupaya menemui Kuwu Pabuaran Lor, Anggi Pratiwi. Namun, Kuwu Anggi yang sebenarnya berada di tempat belum bersedia menemui juga memberikan keterangan.

“Kondisinya sedang kurang fit, Bu Kuwu baru pulang ziarah semalam, mohon maaf belum bisa menemui,” ujar Cahyo, Lugu Polisi (Satgas) Desa Pabuaran Lor yang menemui tim di kantor desa.

Baca Juga:1.200 Warga Desa Babakan Gebang Terima Bansos Beras Gratis, Masing-masing 20 KiloDigelar di Karangwangun, “Panggung Keberagaman 2025” Persembahan Yayasan Fahmina Sukses Besar

Terkait informasi yang beredar mengenai dugaan adanya massa tandingan yang disiapkan oleh pihak desa, pemdes secara tegas membantahnya.

Guna memperoleh kejelasan tambahan, tim JP juga meluncur ke Polsek Pabuaran untuk menemui Kapolsek Pabuaran, AKP M. Soleh S.H. Namun, yang bersangkutan diketahui sedang bertugas dinas luar dan tadi pagi pun sempat ke Kantor Desa Pabuaran Lor untuk memantau situasi terkini.

Di kantor polsek, Tim JP hanya ditemui oleh salah satu anggota, yang membenarkan bahwa aksi massa yang sedianya digelar pada hari ini telah dibatalkan.

“Bahkan kami sudah menyampaikan surat pembatalan aksi tersebut ke Polresta Cirebon karena memang laporannya ditunggu,” singkatnya.

Namun demikian, menurut informasi yang diterima JP dari salah satu perwakilan massa aksi, rencana aksi tersebut tidak dibatalkan sepenuhnya, melainkan hanya diundur sambil menunggu waktu yang lebih tepat. Tidak disebutkan secara pasti kapan aksi tersebut akan kembali digelar.

“Kita mencoba menahan diri guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar perwakilan Massa Aksi saat ditemui JP di sekitar Kantor Kecamatan Pabuaran.

Informasi lainnya menyebutkan bahwa pada Minggu malam hingga Senin dini hari, pihak Pemerintah Desa bersama perwakilan massa aksi menggelar pertemuan untuk membahas solusi terbaik. Namun, pertemuan tersebut berlangsung alot dan hanya menghasilkan kesepakatan sementara, yakni aksi massa yang semula direncanakan pada Senin, 21 Juli 2025, dibatalkan sementara/ditunda.

0 Komentar