Race Red – Cerah dan atraktif
Chrome Blue – Ceria dan modern
Magnetic Grey – Cocok untuk yang ingin tampil tenang tapi berkelas
“Sekarang rata-rata mobil warnanya itu-itu aja. Fiesta saya warna Magnetic Grey, jadi kelihatan keren dan nggak pasaran,” kata Budi, pengguna Fiesta 1.6 S asal Surabaya.Performa vs EV: Masih Relevan di 2025
Mobil listrik memang jadi tren besar di 2025, terutama karena insentif pemerintah dan kesadaran lingkungan. Namun, tidak semua orang siap dengan infrastruktur charging, biaya baterai, dan sensasi berkendara EV yang dinilai ‘terlalu tenang’.
Di sinilah Ford Fiesta punya tempat tersendiri.”Mobil ini beda. Gas-nya responsif, handling tajam. Bahkan sampai sekarang, saya belum nemu city car baru yang feel-nya se-‘seru’ Fiesta,” tambah Dewi, pengguna asal Bandung.
Baca Juga:PT. UWBM Bantah Lepas Tangan, Tegaskan Sudah Tempuh Jalur Mediasi dan HukumWalikota Cirebon: “Tak Ada Program 100 Hari Kerja, Kami Fokus Kerja Nyata”
Di tahun 2025, Ford Fiesta bahkan dianggap lebih fun to drive dibandingkan sebagian besar LCGC dan mobil listrik di kelas entry. Fitur seperti voice command, electronic stability program (ESP), hingga airbag ganda dan sistem pengereman canggih sudah hadir sejak awal 2010-an di Fiesta — menjadikannya mobil yang ‘maju zaman’.
Kesimpulan:
Fiesta, Mobil Lama dengan Jiwa BaruMeski usianya tak lagi muda, Ford Fiesta tetap menunjukkan bahwa mobil kompak berkualitas akan selalu punya tempat — apalagi ketika harga mobil baru melambung tinggi dan pasar mulai jenuh dengan tren serba digital.
Fiesta mungkin telah berpamitan dari lini produksi, tapi tahun 2025 justru menjadikannya legenda hidup yang kembali dicintai. Goodbye Fiesta? Rasanya belum. Justru sekarang makin banyak yang cari. (jay)
