Kakek Asal Cangkuang Tewas Gantung Diri, Diduga Depresi Karena Sakit

Kakek Asal Cangkuang Tewas Gantung Diri, Diduga Depresi Karena Sakit
0 Komentar

CIREBON – Warga Desa Cangkuang, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang tewas dalam kondisi tergantung di dalam rumahnya, Senin (24/3/2025) pagi.

Kakek Asal Cangkuang Tewas Gantung Diri, Diduga Depresi Karena SakitKapolsek Babakan memimpin lamgsung evakuasi korban gantung diri.

Korban diketahui bernama Wihana bin Yusup (71), warga Dusun 01 RT 005 RW 001 Desa Cangkuang. Ia pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB oleh dua saksi, Muh Sukari dan Syahnanda, yang langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.

Dari hasil pemeriksaan Tim Inafis Satreskrim Polresta Cirebon bersama tim medis Puskesmas Gembongan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban ditemukan dalam posisi berdiri dengan leher terlilit tali tambang merah sepanjang sekitar dua meter, yang terikat di kayu langit-langit dapur rumahnya.

Baca Juga:Samsat Ciledug Geber Layanan Pemutihan Pajak, Antusiasme Warga MembludakAnimo Tinggi Masyarakat Jawa Barat Bayar Pajak di Program Pemutihan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga mengalami depresi akibat penyakit yang dideritanya selama ini. Pihak keluarga dan warga sekitar turut bersedih atas kejadian ini.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

“Kami masih menjalani penyebab tewasnya korban yang nekat gantung diri tersebut. Dugaan sementara menurut penuturan para saksi, korban nekat mengakhiri hidupnya karena penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh,” tandas Kapolsek Babakan AKP Sugiharto SH. (jay/crd/adi)

Kakek Asal Cangkuang Tewas Gantung Diri, Diduga Depresi Karena SakitTKP Tewasnya Korban Gantung Diri

0 Komentar