Pemdaprov Jabar Terus Upayakan SPBE Berdampak pada Kesejahteraan Masyarakat

Pemdaprov Jabar Terus Upayakan SPBE Berdampak pada Kesejahteraan Masyarakat
0 Komentar

KOTA BANDUNG — Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menghadiri secara daring lewat sambungan konferensi video kegiatan Interviu Evaluasi SPBE Tahun 2024, yang berlangsung secara luring di Ruang Rapat Ir. H. Soehoed Warnaen Bappeda Jabar, Kota Bandung, Selasa (29/10/2024) sore.

Pada kesempatan itu, Herman berujar bahwa transformasi digital merupakan salah satu kunci akselerasi pembangunan.

Maka komitmen dan konsistensi pimpinan diperlukan sehingga transformasi digital ini bukan hanya tren semata, tapi juga menjadi alat yang berdampak.

Baca Juga:Diskominfo Jabar Kembali Gelar Festival Literasi DigitalJabar Siaga Bencana Hidrometereologi

Jika selama ini transformasi digital berfokus terhadap administrasi pemerintahan, Herman menyebut Pemda Provinsi Jabar tengah berupaya agar Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dapat berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Transformasi digital bukan hanya G to G (pemerintah ke pemerintah), sekarang kami juga tengah bergerak ke G to C (pemerintah ke masyarakat), dan G to B- nya (pemerintah ke bisnis),” ucap Herman.

Menurutnya, yang terpenting adalah manfaat dan dampak nyata dari transformasi digital terhadap pelayanan terhadap masyarakat. Lebih jauh lagi jika berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

“Bagaimana penerapan SPBE berdampak, kurang lebih seperti itu,” ujarnya.

Ia memaparkan, setiap tahun indeks SPBE Jabar selalu meningkat, misalnya Indeks SPBE Pemprov Jabar naik dari 3,37 pada tahun 2022, menjadi 4,14 pada tahun 2023.

“Bahkan harapan kami, dengan support dari Bapak-bapak (asesor) bisa menembus minimal 4,5 target kami,” ucap Herman.

“Tapi kami perlu highlight, tujuan kami adalah menyejahterakan masyarakat Jawa Barat. Bagaimana kemiskinan, pengangguran dapat turun signifikan, IPM naik signifikan. Demikian juga pendapatan per kapita bisa naik signifikan, kemudian stunting, indeks gini turun signifikan, dan itu saya kira ultimate goals kami,” tuturnya.

Maka lewat transformasi digital pemerintahan, Herman menginginkan target-target indikator pembangunan dapat terakselerasi karena dengan bantuan teknologi informasi akan didapat data dengan cepat sehingga pemangku kebijakan bisa melakukan analisa dan memutuskan suatu kebijakan dengan tepat dan cepat.

Baca Juga:Bey Machmudin Cek Kondisi TPA SarimuktiSekda Herman Resmikan Taman Edukasi Sapi Perah Cikole

“Kami bisa melompat karena dari digital ini kami bisa mendapatkan data cepat, kami bisa melakukan analisis cepat, dan tentu hasilnya pun cepat, begitu data, analisis, dan hasilnya bagus, good data, good decision, good result, itu prinsip dasar,” kata Herman.

0 Komentar