Kuwu Karangasem Didemo Warganya, Diduga Berbuat Asusila dengan Bawahan

Kuwu Karangasem Didemo Warganya, Diduga Berbuat Asusila dengan Bawahan
0 Komentar

CIREBON – Belum hilang dari ingatan soal wacana pembongkaran kios yang meresahkan warga, kini puluhan warga Desa Karang Asem, Kecamatan Karangwareng, Kabupaten Cirebon, menggeruduk kantor Desa setempat. Kedatangan mereka terkait dugaan adanya oknum Kuwu Desa Karang Asem (BL) telah melakukan hubungan nikah siri dengan oknum Kadus Desa Karang Asem.

Tak hanya itu warga yang datang juga meminta agar oknum Kuwu Desa Karang Asem itu mundur dari jabatannya, pasalnya perbuatan yang telah dilakukan oknum Kuwu tersebut diduga telah mencoreng nama Pemerintah Desa Karang Asem. Kejadian tersebut berawal dari beredarnya video percakapan yang diduga oknum kuwu yang saat itu keluar bersama seorang wanita hingga pukul 04.00 WIB, dini hari.

Tak hanya itu, warga juga menyoal kedekatan oknum kuwu dengan bawahannya hingga mengakibatkan perceraian dalam rumah tangga. Walaupun menurut kuwu saat ini pihaknya sudah melakukan pernikahan secara siri.

Baca Juga:Herman Suryatman Titip BRT Bandung Raya kepada Penjabat Wali Kota BandungBey Machmudin Apresiasi Jabar Hattrick Juara Umum PON

Disampaikan salah seorang warga bernama Yanto dalam aksi demo, warga meminta oknum Kuwu yang berinisial BL agar segera mundur dari jabatannya karena diduga telah melakukan hal yang tidak baik.

 “Kami meminta Kuwu segera mundur dari jabatannya karena telah merusak rumah tangga orang hingga bercerai dan merusak nama desa,” tandasnya.

Lanjut Yanto, memang saat ini Oknum Kuwu tersebut mengaku telah melakukan nikah siri dengan bawahannya. Akan tetapi ada sebab akibat, wanita itu atau bawahannya yang merupakan seorang oknum kadus yang sebelumnya masih berstatus memiliki suami

Namun, karena ada main antara Oknum Kuwu dan Oknum kadus, akibatnya rumah tangga si Oknum kadus dengan suaminya berakhir, setelah geger dan beredar kabar yang tidak sedap itu.

“Dan barulah Kuwu mengakui bahwa dirinya telah melakukan nikah siri dengan kadus yang saat ini sudah mengundurkan diri,” ungkapnya.

Yanto mengatakan, bahwa pihaknya akan melakukan aksi kembali jika tuntutan warga tidak diindahkan. “Kami kecewa kepada kuwu Budi yang jadi panutan, karena prilakunya memalukan, terlepas dari secarik kertas yang diperlihatkan Kuwu bahwa pihaknya telah melakukan nikah siri,” terangnya.

0 Komentar