Mitra UMKM Binaan bank bjb, Kopi Wanoja Serbu Pasar Eropa

Mitra UMKM Binaan bank bjb, Kopi Wanoja Serbu Pasar Eropa
0 Komentar

Dengan volume ekspor mencapai 18 ton atau senilai hampir Rp.2,5 miliar untuk pengiriman pertama ke Belanda, Kopi Wanoja menunjukkan potensi bisnis kopi Jawa Barat memang sangat besar.

Widi Hartoto menegaskan, bank bjb akan terus mendukung pengembangan bisnis kopi di Jawa Barat.

Apalagi potensi kopi Indonesia yang berada di urutan ke-4 di dunia, setelah Brasil, Vietnam, dan Kolombia.

Baca Juga:Sekda Herman Suryatman: Kader Posyandu Berperan Penting Turunkan “Stunting” dan Kemiskinan EkstremBey Machmudin Lanjutkan Tugas sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat

Oleh karena itu, bank bjb berkomitmen untuk terus mendorong ekosistem bisnis kopi, khususnya di Jawa Barat.

Bank bjb juga berperan sebagai bank partner Kopi Wanoja dengan memberikan pembiayaan modal kerja dan menjadi bagian dari rantai pasok yang menyerap hasil panen petani kopi.

Dukungan yang diberikan bank bjb tidak hanya sebatas pada pembiayaan. bank bjb juga aktif dalam memberikan pendampingan kepada para petani kopi untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk.

Bank bjb juga membantu Kopi Wanoja dalam mengembangkan jaringan pemasaran hingga ke mancanegara.

“Kami memberikan pelatihan kepada para petani kopi tentang teknik budidaya yang lebih efisien dan ramah lingkungan, serta cara mengakses pasar internasional,” ujar Widi Hartoto.

Dengan terus berkembangnya pasar kopi dunia, bank bjb percaya bahwa para pelaku usaha kopi di Jawa Barat memiliki kesempatan yang besar untuk meraih pasar ekspor yang lebih luas.

Kopi Wanoja adalah contoh nyata bahwa produk lokal mampu bersaing di pasar internasional dengan dukungan yang tepat.

Baca Juga:PON XXI/2024 ACEH-SUMUT, Jabar Tambah Koleksi Medali Emas dari Cabang DayungDisaksikan Pj Bupati, Polresta Cirebon Musnahkan 1.350 Knalpot Brong

Bank bjb berharap dapat menjalin kerja sama dengan lebih banyak UMKM untuk mendorong produk-produk lokal lainnya mencapai pasar global.

Widi Hartoto menjelaskan, bank bjb terus mencari cara untuk memperkuat ekosistem UMKM di Jawa Barat melalui berbagai inisiatif dan program pendampingan.

“Kami memahami UMKM adalah tulang punggung ekonomi, sehingga kami terus berinovasi untuk memberikan layanan terbaik kepada mereka,” ujar Widi Hartoto.

Widi Hartoto menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha dalam mengoptimalkan potensi ekspor.

Pasalnya kolaborasi yang baik akan menghasilkan ekosistem yang kuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di sektor kopi.

Dengan semakin terbukanya peluang ekspor, Kopi Wanoja dan mitra UMKM binaan bank bjb lainnya diharapkan dapat terus berkembang dan berkontribusi lebih banyak bagi perekonomian daerah.

0 Komentar