Menurutnya, usia SMP masih menjadi tanggungjawab orang tua sehingga harus berfikir sebelum melakukan tindakan kenakalan remaja karena akan melibatkan orang tua, minimal jangan membuat malu nama orang tua atas tindakan yang dilakukan, usia remaja yang memiliki energi full sebaiknya disalurkan ke hal yang tepat salah satunya mengikuti eskul di sekolah yang bisa menjadi prestasi mengangkat nama baik pribadi, orang tua dan sekolah.
Kepala SMPN 2 Ciledug Yunus mengapresiasi atas langkah yang dilakukan Komite Sekolah untuk melakukan penyuluhan kepada siswanya, karena menurutnya, bila yang menyampaikan himbauan, larangan ataupun nasehat kepad apara siswa akan ada pengaruh kepada siswa bila yang menyampaikan dari pihak luar sekolah.Selanjutnya juga menurutnya bahwa sekolah memiliki keterbatasan mata dan kaki untuk melakukan pengawasan kepada siswa, maka perlu adanya kerjasama antar instansi untuk saling membantu, terutama saat jam sekolah antara pukul 07.00 – 13.30 WIB bila tidak berada di lingkungan sekolah boleh saja tanyakan, untuk sama-sama saling melakukan pengawasan.
“Hasil lokakarya kemarin bersama ibu Kapolresta mengintruksikan jajarannya untuk keliling di jam sekolah, terkadang nongkrong dengan anak-anak tidak sekolah dan itu menjadi cikal bakal munculnya kenakalan remaja anak sekolah,” tandas Kepsek SMPN 2 Ciledug. (adv)
