CIREBON – Maraknya kenakalan remaja yang dilakukan oleh kalangan pelajar bahkan hingga muncul korban jiwa, membawa Komite SMP Negeri 2 Ciledug berinisatif melakukan penyuluhan kepada siswa dengan mendatangkan pemateri dari lintas sektoral, Senin (12/8/2024). Bahkan dalam event tersebut juga dilakukan ikrar pelajar yang berisi 4 poin.
Ketua Komite SMPN 2 Ciledug Suharto dalam kesempatan tersebut menyampaikan, pihaknya sengaja meminta waktu kepada sekolah untuk mendatangkan lintas instansi Muspika Ciledug untuk memberikan penyuluhan kepada siswa SMPN 2 Ciledug.
Hal itu dilakukan bukan untuk apa-apa namun sebagai wujud kepedulian komite terhadap para siswa di SMPN 2 Ciledug, terkait maraknya kenakalan remaja yang dilakulan oleh pelajar dan bahkan menimbulkan korban jiwa juga kenakalan lainnya. Padahal perbuatan tersebut sebenarnya sangat tidak panyas dilakukan anak-anak pelajar. Untuk itu, penyuluhan dilakukan agar tidak ada siswa yang terlibat kenakalan raja khususnya di lingkungan SMPN 2 Ciledug.
Baca Juga:Lapangan Gasibu ditutup Hingga 19 AgustusBey Machmudin Apresiasi Inovasi TNI AD dalam Tangani Masalah Sampah di Sungai Citarum
“Kami merasa miris melihat situasi saat ini banyaknya kejadian tawuran antar pelajar bahkan sampai korban jiwa melayang sia-sia,” ungkap Bang Ato, begitu Ia akrab disapa.
Senada juga disampaikan anggota Komite SMPN 2 Ciledug Edi Junaedi yang menyarankan agar SMPN2 Ciledug menggagas kegiatan ekstrakurikuler dan terprogram bagi para siswa. Kemudian juga harus ada peningkatan pengawasan super dimana ketika selesai jam sekolah siswa diserahkan penuh kepada orang tua. Mengingat beberapa kejadian banyak ditemukan kenakalan pelajar ditemukan setelah pulang sekolah jam pelajaran sekolah masih ada kontrol setelah jam sekolah mutlak orang tua, terkadang ketika kejadian saling menyalahkan ini tanggungjawab sekolah.
Dijelaskannya, kenakalan remaja lumrah tetapi jika sudah mengarah kriminalitas maka cyber sekolah harus berfungsi, usia remaja sangat suka konten kekerasan sering upload ke youtube, medsos maka cyber sekolah mampu mengendalikan, dalam hal ini pembina OSIS dimaksimalkan fungsinya.
Selain itu kami juga berharap agar Kerjasama dengan muspika ini dilaksanakan secara berkesinambungan secara bergilir untuk melakukan razia dan pengawasan terhadap pelajar khusunya pelajar di SMPN 2 Ciledug ini.
Danramil Ciledug Kapten CPL Suryanto yang disampaikan oleh Serda Karno pihaknya menyampaikan agar siswa-siswi SMPN 2 Ciledug untuk mengingat apa yang telah diikrarkan.Ada 4 poin ikrar pelajar yang disampaikan yaitu tidak akan melakukan penyalahgunaan narkoba, Tidak akan terlihat gank motor, Tidak akan terlibat tawuran antar pelajar atau kelompok lainnya, dan Tidak akan melakukan tindakan kriminal.
