Pengguna Pinjol Didominasi Gen Z dan Milenial
Berdasarkan data September 2023 yang dirilis OJK, persentase pinjaman yang diberikan untuk sektor produktif hanya 37% dari Rp20,7 triliun lebih penyaluran pinjaman pada bulan itu. Sebagian besar sisanya adalah pinjaman konsumtif yang, tentu saja, berbunga tinggi yang sumber dananya sebagian besar (60% dari outstanding pinjol) justru berasal dari perbankan. Rahmat menyimpulkan, sebagian besar pinjaman online dengan segala kemudahannya, memang dirancang untuk hal-hal konsumtif yang pengembaliannya tentu saja sangat tergantung pada daya tahan dan literasi finansial peminjam.
Berdasarkan data OJK, dari jumlah outstanding pinjaman perseorangan per September 2023, sebesar Rp50,2 triliun lebih, sebanyak Rp27,7 triliun peminjam berusia kurang dari 19 tahun hingga 34 tahun. Di mana pada umur tersebut biasa kita sebut sebagai Gen Z dan milenial, 50% lebihnya adalah perempuan. “Jika para peminjam anak muda ini tidak memiliki literasi dan ketangguhan finansial, mudah untuk menebak bahwa kelak mereka akan kewalahan mengelola utangnya,” tegas dia. (red/jp)
