Atase Ketenagakerjaan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, Lakukan Kunjungan Kerja ke Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pemagangan Jepang Hamaren Education Center

Atase Ketenagakerjaan Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, Lakukan Kunjungan Kerja ke Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pemagangan Jepang Hamaren Education Center
3 Komentar

Selain itu, program “KARIR PASPOR” yang telah dicetuskan Hamaren guna peningkatan kualitas para pemagang Indonesia di Jepang, juga tak luput dari sorotan Mr Sasaki.

Menurutnya, adanya program Karir Paspor Hamaren tersebut, para pemuda Indonesia yang melakukan pemagangan di Jepang dapat melakukan kuliah online dan mendapat gelar Sarjana setelah 5 tahun magang, membuat para pemuda Indonesia menjadi memiliki kesempoatan yang lebih luas dalam melanjutkan karirnya nanti atau ketika sudah kembali ke Indonesia. Ini ide cemerlang yang harusnya didukung oleh berbagai pihak baik swasta maupun pemerintah.

Kemudian adanya rencana lanjutan dalam rangka mempererat hubungan budaya antara Indonesia-Jepang, menurut Mr Sasaki adalah suatu tindakan yang sangat perlu untuk dilakukan, sehingga ke depannya akan ada rencana terkait pertukaran budaya lebih lanjut guna mempererat hubungan untuk kedua negara, salah satunya melalui program-program Hamaren ini merupakan grass roots dari pengenalan budaya dan peralihan teknologi, sehingga dapat menjadikan kedua negara sebagai partner strategis dalam ekononi dan pendidikan dalam tempo yang sangat panjang.

Baca Juga:Omsetnya Hanya Rp 61 Juta, Komisi II Soroti Realisasi Retribusi Sektor PerikananMakin Menjamur, Kominfo Blokir Website Judi Online & Bekukan Rekening Admin Secara Bertahap

Pada kesempatan tersebut, Mr Sasaki juga menyampaikannya terkait pandangannyamengenai pemagang dari Indonesia yang bekerja di Jepang, bahwa adanya pengiriman tenaga kerja ini ke Jepang sangat membantu Jepang dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor. Mr Sasaki juga menyadari bahwa jumlah penduduk Jepang yang semakin tahun terus menurun, membuat Jepang sangat membutuhkan bantuan tenaga kerja dari negara asing, utamanya Indonesia karena merupakan negara dengan jumlah penduduk yang sangat banyak. Dan kedepannya bukan hanya pemagangan tetapi pekerja di level 2 tenaga ahli juga akan diperlukan, maka perlunya persiapan SDMnya dari sekarang.

Terakhir, ia juga menggarisbawahi bahwa pentingnya pelatihan dan pendidikan sebelum berangkat ke Jepang quna membekali diri saat bekerja di Jepang nanti sangat perlu bagi yang akan berangkat ke Jepang. Lalu ia juga menyampaikan bahwa bagi para pemuda Indonesia, yang pertama kali ke Jepang. tentu akan ada banyak hal yang perlu penyesuaian diri, namun itu bukanlah suatu hal yang sulit jika sudah diajarkan saat di Indonesia, menurutnya.

3 Komentar