Tawuran & Bawa Sajam, Polsek Babakan Amankan Empat Siswa SMK Al Jabbar

Tawuran & Bawa Sajam, Polsek Babakan Amankan Empat Siswa SMK Al Jabbar
0 Komentar

Tawuran & Bawa Sajam, Polsek Babakan Amankan Empat Siswa SMK Al JabbarSCREENSHOOT VIDEO ESKUL YANG DIKIRIM SUMBER JP

Video berdurasi 20 detik itu, mendapatkan kecaman dari masyarakat salah satunya dari anggota TNI yang juga wali murid dari anaknya yang bersekolah di bangku SMA. Menurutnya, video demonstrasi tersebut tidak mendidik dan cenderung menjurus pada tindak kejahatan.

“Demo eskul PMR Aljabar gaya tawuran,” tulisnya lewat pesan whatsapp sambil mengirimi video. “Itu harus di tutup sekolah karena bukan mendidik tetapi menghancurkan generasi penerus,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Al Jabbar Ciledug, Ratna Lestari, saat dikonfirmasi lewat pesan whatsapp terkait insiden tawuran dan beredarnya video diduga ekskul ala geng motor, Ia tidak menjawabnya.

Baca Juga:Jawa Barat Tak Tertandingi, Lima Tahun Terakhir Realisasi Investasi Rp685,35 TriliunTemui Anak Kelas 4 SD Penjual Sayuran, Uu Ruzhanul: Ajarkan Kita Kemandirian dan Kerja Keras

Kepala sekolah hanya bertanya “Sy (berbicara) dengan siapa”, “Sy ngga ada di sekolah,” tulisnya. Namun setelah wartawan JP memperkenalkan diri, tidak ada tindaklanjut jawaban. Bahkan sampai keesokan harinya, Sabtu, 5 Agustus 2023 hingga berita ini diturunkan.

Sebagai bentuk keseriusan konfirmasi, Tim JP pun mendatangi sekolah SMK Al Jabbar Ciledug di Desa Pabuaran Lor, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Cirebon, pada Jumat siang, namun kepala sekolah sedang tidak di tempat. Begitu juga dengan humas (atau pihak yang mewakili untuk memberikan statment), juga tidak ada.

Tawuran & Bawa Sajam, Polsek Babakan Amankan Empat Siswa SMK Al JabbarTIM JP SAAT MENDATANGI SMK AL JABBAR UNTUK KONFIRMASI, JUMAT SIANG.

“Kepala sekolah tidak ada, kalau humas tadi sejak sebelum Jumatan sudah meninggalkan sekolah, jadi tidak ada yang mewakili pak,” ujar satpam SMK Al Jabbar. (jay/crd/adi)

0 Komentar