Benefit yang didapatkan dengan bergabungnya muda-mudi di usia produktif ke PT. MCS, selain mendapatkan ilmu dan pengalaman, juga mendapatkan salary yang lumayan. Bahkan Tim Marketing PT. MCS yang ada di Kuningan saat ini bisa gajian setiap minggu.
Banyak diantara mereka yang bisa meneruskan kuliah dengan biaya sendiri, mencukupi kebutuhan keluarga, dan kebutuhan lainnya, setelah bergabung dengan PT MCS ini. Hal ini sesuai dengan motto hidup Deza yakni mewujudkan hidup yang bermanfaat, bukan memanfaatkan.
“Bekerja dengan saya harus memiliki dua hal yakni atitude dan performa. Terlebih saat tim marketing melaksanakan tugas yakni melakukan sosialisasi, akuisisi, dan edukasi kepada masyarakat tentang program ini. Ingat, selling point kita adalah pembukaan rekening,” terangnya.
Baca Juga:Polisi Bongkar Kejahatan Penggelapan Mobil, Modusnya Dijanjikan Take Over Resmi di LeasingJP Ungkap Sederet Korban Bunuh Diri Akibat Pinjol, Terbaru Karyawati Indomart Gantung Diri
IWAN DAN KANG EEM SAAT MENINJAU BENGKEL YANG SUDAH MENGGUNAKAN QRIS
Sementara itu, usai memberikan pembekalan kepada puluhan anggota Tim Marketing, PT. MCS langsung meninjau toko dan bengkel yang telah menggunakan pembayaran secara digital. Dalam kesempatan itu, Iwan Setiawan mewawancarai langsung para pedagang dan pemilik bengkel terkait manfaat yang dirasakan setelah menggunakan fasilitas pembayaran digital ini.
Respon masyarakat juga sangat baik. Mereka menyampaikan, sejak menggunakan QR Code yang digagas PT. MCS, transaksi menjadi lebih praktis dan cepat. Warga juga bersyukur karena program canggih ini diawali di Desa Sumbakeling. Iwan juga mempraktekan dengan bertransaksi langsung menggunakan QR code disaksikan sejumlah warga yang ikut dalam kegiatan tersebut.
Tak lupa, Iwan juga mengajak masyarakat Kab Kuningan pada umumnya agar mulai bisa beradaptasi dengan perubahan di era 4.0 saat ini. “Mari kita beralih dari transaksi konvensional ke digital seperti yang saat ini tengah dipelopori oleh Desa Sumbakeling karena ada banyak manfaat yang bisa dirasakan. Kami juga berharap Pemkab Kuningan, Pak Bupati Kuningan, dan dinas terkait, terutama Dinas Pendidikan, bisa bersinergi dalam mensukseskan program ini,” harap Iwan yang juga menjabat sebagai Sub Koordinator Dapil 3 Kuningan ini.
Kang Eem mewakili KMBB sekaligus Koordinator PT. MCS Jabar berharap kerjasama dalam mengedukasi masyarakat tentang digitalisasi ini bisa terus terjalin. “Ini merupakan kerjasama KMBB dengan PT. MCS. Semoga kedepannya bisa terus terjalin. Alhmadulillah, ketika yang lain masih berwacana, kita di Desa Sumbakeling sudah menjadi pelopor lebih dulu. Tak lupa, seiring perkembangan zaman yang terus maju kami mengajak masyarakat agar bisa beralih dari transaksi konvensional ke transaksi digital. Marilah kita bersama-sama membangun bangsa dan negara untuk kebaikan kita semua. Marilah kita hijrah mengikuti zaman. Semoga kita semua diberikan kekuatan dan semoga pemerintah gayung bersambut untuk sama-sama membangun bangsa dan negara menciptakan SDM yang siap pakai,” tandas Kang Eem.
