FajarPaper Dukung Upaya Penurunan Stunting dengan Penyuluhan Pencegahan Stunting untuk Balita di Desa Kalijaya

FajarPaper Dukung Upaya Penurunan Stunting dengan Penyuluhan Pencegahan Stunting untuk Balita di Desa Kalijaya
0 Komentar

Selain itu, program FajarPaper Health Talk: Upaya Pencegahan Stunting untuk Balita terdiri dari dua sesi, yaitu penjelasan dan pencegahan stunting dari Dinas Pengendalian Perencanaan Keluarga Berencana (DPPKB) dan penjelasan mengenai stunting, gizi, dan pola makan yang sehat bagi anak oleh dokter dan ahli gizi dari Rumah Sakit Bunda Mulia.

Sementara itu, perwakilan Rumah Sakit Bunda Mulia, dr. Eka Saputri menambahkan, program ini bagus selain untuk mengedukasi warga terkait stunting dan gizi, juga memperkenalkan warga kepada FajarPaper.

“Antusias peserta juga dapat dilihat dari banyaknya ibu-ibu yang bertanya. Adanya program ini dapat mengakomodir rasa penasaran ibu-ibu yang memiliki anak balita terhadap stunting dan apa yang harus dilakukan untuk mencegahnya,” katanya.

Baca Juga:Gubernur Ridwan Kamil Kukuhkan Pelatda Babak Kualifikasi PON XXI Tahun 2024Atalia Ridwan Kamil Ziarah Makam Ibu Norbaiti di Samarinda

Perwakilan manajemen PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FajarPaper), Joko Budi Santoso mengatakan, stunting saat ini sudah menjadi masalah global dan merupakan salah satu tantangan kesehatan masyarakat yang perlu kita perjuangkan bersama untuk mengatasinya.

“Sadar akan hal ini FajarPaper bekerja sama dengan rumah sakit dan desa menyelenggarakan program FajarPaper Health Talk untuk warga Desa Kalijaya yang memiliki balita, agar dapat mencegah anak-anak memiliki gangguan pertumbuhan atau stunting,” imbuhnya.

“Dengan diselenggarakannya program ini, harapan kami dapat berkontribusi dalam upaya mencegah stunting, sehingga setiap anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik menjadi generasi yang kuat dan cerdas. Salah satu peserta Program FajarPaper Health Talk: Upaya Pencegahan Stunting untuk Balita,” tutupnya.

Sementara itu, Iin Inayah mengungkapkan, program yang membahas mengenai stunting dan gizi ini baru pertama kali diadakan di Desa Kalijaya.

Dirinya mengaku senang dengan adanya program penyuluhan stunting yang diselenggarakan oleh FajarPaper. Hal ini karena penyuluhan yang dibawakan membantunya memahami jenis makanan yang harus diberikan kepada anak dalam masa pertumbuhan, serta lebih berhati-hati dalam menjaga pola makan sang anak.

Perlu diketahui, FajarPaper, yang memiliki 3.000 karyawan dan 30% dari hasil produksinya diekspor ke mancanegara, senantiasa berkomitmen untuk mendukung kemajuan Indonesia melalui berbagai kegiatan CSR perusahaan baik dalam bidang ekonomi, kesehatan, infrastruktur, pendidikan, maupun lingkungan. Dalam bidang Pendidikan, Fajar Paper telah berpartisipasi dalam berbagai program renovasi sekolah dan pemberian bantuan alat tulis dan beasiswa, dan juga bidang lainnya seperti sosial, pemberdayaan masyarakat dengan program ekonomi sirkular dan lingkungan melalui program GEMARI BUMITANIK (Gerakan masyarakat mandiri melalui budidaya maggot, ikan, dan tanaman hidroponik) dengan menggunakan sampah organik dari limbah rumah tangga sebagai pakan maggot, dan juga program lainnya. (Jar/rls)

0 Komentar