BEKASI – Warga Cimandiri 4 RT.004/008 Perumahan Graha Asri, Desa Jati Reja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi mengadakan halal bihalal serta tasyakuran atas terealisasinya fasilitas olah raga. Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno serta Kepala Desa Jati Reja, Sabtu (27/05/23) kemarin malam.
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno mengungkapkan, hari ini merupakan rangkaian kegiatannya, yaitu undangan dari warga Cimandiri 4 RT.004/008 Perumahan Graha Asri, Desa Jati Reja, Kecamatan Cikarang Timur. Dan undangannya adalah halal bihalal sekaligus tasyakuran.
“Ya, tasyakuran atas terealisasinya fasilitas olah raga yang terbangun di fasos-fasum, realisasi dari APBD tahun 2022 akhir kemarin,” ujarnya.
Baca Juga:Pelepasan & Pentas Seni Ratusan Siswa YAMUNA Di Hotel Dedy Jaya Sukses DigelarPlanimals Exhibition, Summarecon Mal Bekasi Hadirkan Pameran Hewan Peliharaan dan Tanaman Hias
“Alhamdulillah, sudah terealisasi itu usulan dari teman-teman RT, RW, Kades melalui pokok-pokok pikiran anggota DPRD, kebetulan melalui saya. Ya, prinsipnya tadi warga mengucapkan apresiasi yang luar biasa ke Pemkab Bekasi, kepada kita atas terealisasinya sarana olahraga di lingkungan mereka yang awalnya misalkan di perumahan itu fasos-fasum kan banyak anak-anak kecil tapi keadaan fasos-fasumnya itu semacam kayak terlantar terbengkalai, udah begitu banyak tumbuh ilalang, banyak ular, anak kita mau main aja susah. Nah sekian tahun teman-teman ngusulin, Alhamdulillah, bisa realisasi hari ini. akhirnya kita syukuran bisa,” tambah Nyumarno.
Dirinya mengatakan, tadi diundang untuk turut meresmikan potong tumpeng sebagai bentuk ucapan terima kasih.
“Bukan takabur, tapi ini hanya sekedar bentuk ucapan terima kasih rasa syukur bersama. Meskipun terdapat sedikit kendala misal kemarin itu saat proses pembangunannya kan musim hujan nih, kendalanya proses pengerasannya jadi terganggu,” kata Nyumarno.
“Akhirnya, berdampak kepada finishing catnya itu gak bagus. Ya, nanti warga minta solusi kita gotong-royong aja bagaimana caranya fasos ini kembali normal, kembali bisa berfungsi dengan baik, tapi kita juga berpesan karena fasos ini Alhamdulillah sudah terealisasi, maka kita sampaikan bahwa jaga dan manfaatkan dengan baik jangan sampai rusak karena alam, tapi kalau rusaknya karena dipakai oleh anak-anak, bapak-bapak, ibu-ibu sih gak masalah nanti kita bisa perbaiki bersama,” sambungnya.
