“Harapan kami, ingin memberikan warisan sungai yang bersih kepada generasi selanjutnya,” lanjut Luluk.
Staff Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kecamatan Cikarang Barat, M Fauzan menyampaikan, Kecamatan Cikarang Barat berterima kasih atas program bersih sungai dan penyerahan bantuan kendaraan bak sampah dari FajarPaper.
“Harapan kami Kecamatan Cikarang Barat, semoga apa yang telah kita lakukan hari ini dan bantuan yang diberikan dapat bermanfaat untuk masyarakat sekitar dan juga keberlangsungan lingkungan hidup kita ke depannya. Kami menghimbau agar masyarakat dapat lebih tertib dan teratur dalam daur ulang sampah, serta membantu menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.
Baca Juga:KONI Jabar andalkan Kabupaten Bekasi di PON Aceh-SumutHamaren Education Center Berangkatkan 21 Siswa-Siswi Bekerja Magang di Jepang
Di tempat yang sama, Ketua REHAB Cikarang, M Yahya mengungkapkan, setelah 4 tahun perjalanannya dalam merawat sungai di Kabupaten Bekasi dan bantarannya, pihaknya ingin berterima kasih atas sinergi dan dukungan dari instansi terkait.
“Kami berterima kasih kepada FajarPaper yang telah memberikan unit kendaraan bak sampah. Kendaraan tersebut membantu kami bergerak merawat sungai dengan mengangkut sampah-sampah yang ada di bantaran sungai,” ucap Yahya.
Industrial Relations & Government Liaison Supervisor FajarPaper, Joko Budi Santoso mengatakan, kegiatan yang dilakukan hari ini memberikan edukasi terkait pentingnya mengolah sampah yang tidak memiliki nilai ekonomis menjadi barang yang berguna dan merawat sungai. FajarPaper terus mendukung kegiatan edukasi tersebut karena bermanfaat juga bagi warga di bantaran kali untuk tidak membuang sampah di sungai, serta dapat memilah sampah ekonomis maupun non-ekonomis yang bisa dimanfaatkan.
Penyerahan I (satu) unit kendaraan bak sampah, lanjutnya, juga sebagai bentuk kepedulian FajarPaper kepada masyarakat dan partisipasi dalam merawat lingkungan, terlebih sungai Cikarang.
“Harapan kami semoga kendaraan ini bisa bermanfaat lebih banyak bagi masyarakat sehingga timbul kepedulian masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya,” tutupnya.
FajarPaper, yang memiliki 3.000 karyawan dan 30% dari hasil produksinya diekspor ke manca negara, senantiasa berkomitmen untuk mendukung kemajuan Indonesia melalui berbagai kegiatan CSR perusahaan baik dalam bidang ekonomi, kesehatan, infrastruktur, pendidikan, maupun lingkungan.
Selain itu, dalam bidang Pendidikan, FajarPaper telah berpartisipasi dalam berbagai program renovasi sekolah, pemberian bantuan alat tulis dan beasiswa, dan juga bidang lainnya seperti sosial, pemberdayaan masyarakat dengan program ekonomi sirkular dan lingkungan melalui program GEMARI BUMITANIK (Gerakan masyarakat mandiri melalui budidaya maggot, ikan, dan tanaman hidroponik) dengan menggunakan sampah organik dari limbah rumah tangga sebagai pakan maggot, dan juga program lainnya. (Jar/rls)
