Hamaren Interview 18 Siswa SMKN 2 Subang untuk Bekerja Magang di Perusahaan di Jepang

Hamaren Interview 18 Siswa SMKN 2 Subang untuk Bekerja Magang di Perusahaan di Jepang
0 Komentar

“Jadi, harapan kami Indonesia-Jepang menjadi partner yang semakin erat. Selain itu kami Hands Holding bersama dengan pekerja Indonesia itu bisa menjadi partner yang erat, sehingga kami akan terus melakukan rekrutmen orang-orang Indonesia, pemuda-pemuda Indonesia,” ucapnya.

“Selain itu, dalam perekrutan siswa ke Jepang atau secara umum, tidak ada batasan kepada anak-anak milenial saja, siapapun yang sudah berumur pun yang mempunyai keinginan yang kuat untuk bekerja di Jepang dan bergabung dengan kami, kami akan mempertimbangkan untuk merekrut,” tutup Goto.

Sementara itu, Director of Subang Japanese Language Center (SJLC) bagian dari Hamaren Group, M Abas Ridwan menambahkan, dalam rangka penerimaan calon pemagang Indonesia, khususnya dari Subang untuk bekerja dan magang di perusahaan di Jepang, untuk kali ini adalah perusahaan Handex, interview ini rutin dilakukan setiap Minggu melalui online dari berbagai perusahaan dan berbagai jenis pekerjaan.

Baca Juga:Atalia Ridwan Kamil Ikut Fashion Show HUT DekranasGubernur Ridwan Kamil Resmikan PPDB 2023

“Sampai saat ini kami sudah berhasil mematchingkan siswa kami dengan berbagai perusahaan di Jepang lebih dari 500 siswa. Kami berharap bisa melatih lebih banyak lagi pemuda-pemudi Subang agar sampai akhir tahun nanti kami bisa mematchingkan 1.000 siswa kami untuk magang ke Jepang,” ujar bagi pria yang yang pernah mengabdi di KBRI Tokyo 16 tahun dan terakhir menjadi Wakil Duta Besar Indonesia di KBRI Tokyo ini.

Menurutnya, program ini sangat baik, karena menunjang program pemerintah untuk mengurangi pengangguran dan mengisi lowongan kerja di luar negeri. Karena di samping bekerja, di Jepang itu sangat ketat disiplinnya, budayanya sangat tinggi, sopan santunnya juga sangat baik sekali.

“Jadi, di samping bekerja juga mereka akan belajar banyak hal di Jepang,” pungkasnya. (Jar)

0 Komentar