Di samping itu, Usman mengatakan, sebenarnya Hamaren Group baru memulai mengirimkan pemagang itu di 2018, sehingga kalau dihitung 5 tahun kan 2023, itu sudah bekerja di perusahaan Jepang dimana dia magang dulu di Jepang tapi punya cabang di KIIC di Karawang, jadi dia direkrut menjadi karyawan tetap di tempat yang sama.
Selain menyiapkan SDM yang handal, terampil, mempunyai semangat yang tinggi dan mampu berkembang sesuai dengan tuntutan zaman serta menanamkan dan menerapkan disiplin dan sikap yang mencerminkan sebagai bangsa Indonesia.
Diantaranya dengan cara melakukan pelatihan fisik, pembentukan karakter dan kerohanian. Pelatihan pun dilakukan setiap hari. Hal ini untuk melatih kebiasaan mereka jika sudah berada di Jepang, terutama kesehatan.
Baca Juga:Karawang Jadi Tuan Rumah HPN Se-Jabar, eL DIALOGIS Tegaskan ‘Kasus Zaenal’ Belum FinalHamaren Interview 18 Siswa SMKN 2 Subang untuk Bekerja Magang di Perusahaan di Jepang
“Ya, saya kira kesehatan yang kita maskud adalah bagaimana seperti kita mengikuti tes untuk di tempat-tempat yang membutuhkan fisik kuat, karena di sana ada 4 musim. Di Indonesia hanya 2 musim, sehingga ketika musim dingin ini membutuhkan tenaga yang luar biasa. Jadi, gak biasa gitu ya, makanya kita membutuhkan orang-orang yang sehat jasmani dan rohani. Pada dasarnya kami memberikan kesempatan bagi mereka yang tidak lulus karena kesehatan ataupun pengetahuan, mereka bisa ikut kembali, kecuali mereka gagal di tes psikologi. Kalau gagal tes psikologi, kami tidak bisa menerima kembali untuk melakukan tes ulang, jadi kita pilih anak-anak yang kuat, anak-anak yang cerdas, yang bisa kelak kita berharap mereka kembali ke negara kita, kembali ke wilayah masing-masing bisa menjadi contoh dan pemimpin di wilayah masing-masing,” katanya.
Jadi, kita harapkan tahun ini kita bisa meluluskan pemuda-pemudi kita. Untuk yang sudah siap, kita matchingkan dengan perusahaan Jepang.
“Dari selesai pandemi tahun kemarin, ya itu dibuka di Jepang. Kita sudah berhasil mematchingkan 500 lebih pemuda-pemudi kita untuk bisa matching dengan perusahaan Jepang,” ucapnya lagi.
Selain itu, untuk pelepasan di hari Jumat nanti, kita akan simbolis karena kita tidak mungkin mendatangkan dari Bali, dari Jawa Timur, mungkin kita akan lepas simbolis sebanyak orang. (Jar)
